Siskamling Digalakkan Antisipasi Kerawanan Pilkades Serentak Rembang

Jumat, 23 September 2016 | 08:43 WIB
18 orang linmas dari Desa Lambangan Wetan, Lambangan Kulon, Sumbermulyo, dan Karangasem Kecamatan Bulu mengikuti pembinaan anggota linmas desa di Balai Desa Lambangan Wetan pada Selasa (5/4/2016). (Foto: kankesbangpolinmas.rembangkab.go.id)

18 orang linmas dari Desa Lambangan Wetan, Lambangan Kulon, Sumbermulyo, dan Karangasem Kecamatan Bulu mengikuti pembinaan anggota linmas desa di Balai Desa Lambangan Wetan pada Selasa (5/4/2016). (Foto: kankesbangpolinmas.rembangkab.go.id)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sistem keamanan lingkungan (Siskamling) akan digalakkan guna mengantisipasi kerawanan pada saat pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak tahap kedua di Kabupaten Rembang pada 30 November mendatang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengaku sudah mengimbau para camat agar menggiatkan Siskamling pada saat Pilkades serentak, bahkan ia pun berjanji melakukan operasi malam saat pemilihan kepala desa bersama Kapolres dan Komandan Kodim 0720.

“Jadwalnya nanti dikoordinir Muspika. Biar kelihatan pemimpin tidak hanya bicara di kabupaten tapi juga di desa-desa. Harapannya agar bisa konek antara pemimpin dan masyarakatnya,” katanya saat sarasehan di Pendapa Museum Kartini, Kamis (22/9/2016).

Dandim 0720 Rembang Letkol Infanteri Darmawan Setiady mengaku siap berperan mengkaver tugas kepolisian dalam pengamanan Pilkades yang rawan konflik, mengingat jumlah anggota Polri di kabupaten ini terbatas.

“Menurut analisa, Pilkades rawan konflik. Kerawanan terjadi karena rendahnya keikhlasan dan pemahaman para calon kepala desa. Terlebih jika ada hal yang dirasa tidak sesuai,” katanya.

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto juga menyebut Pilkades sebagai ajang demokrasi yang memiliki hubungan emosional sangat dekat dengan masyarakat, sehingga membawa potensi konflik yang lebih tinggi.

“Karena kerawanan itu, maka TNI/Polri perlu mencegah potensi konflik itu sedini mungkin. (Selain siskamling) Polres Rembang akan membuat nota kesepakatan antara tim sukes dan para calon agar setiap permasalahan dalam pelaksanaan Pilkades bisa ditindak tegas,” pungkasnya.

Pilkades serentak tahap kedua di Kabupaten Rembang akan diikuti oleh 43 desa. Rinciannya, tiga desa di Kecamatan Rembang, Lasem (2), Sluke (1), Kragan (7), Sarang (3), Sedan (4), Sale (3), Pamotan (5), Pancur (2), Bulu (1), Gunem (3), Sulang (1), Sumber (3), dan Kaliori (5).

Sebelumnya, pada tahun 2013, Pilkades serentak tahap pertama dilakukan oleh 239 desa. Praktis, setelah Pilkades serentak tahun ini, masih 5 desa yang akan melakukan pemilihan kepala desa pada tahun 2017 karena jumlah desa di Kabupaten Rembang sebanyak 287.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan