Siltap Sekdes dan Perangkat Desa 2018 Menurun

Jumat, 9 Februari 2018 | 18:24 WIB

Pelantikan perangkat desa di Pelemsari Kecamatan Sumber baru-baru ini. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Besarnya penghasilan tetap (Siltap) berikut tunjangan bagi sekretaris dan perangkat desa di Kabupaten Rembang pada tahun 2018 mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2017.

Jika pada 2017, besar Siltap dan tunjangan bagi Sekdes untuk desa yang paling kecil sebesar Rp2.185.000, maka pada tahun ini tinggal Rp1.950.000 atau turun Rp285.000.

Sementara Siltap dan tunjangan bagi para perangkat desa, untuk desa paling kecil; tinggal Rp1.550.000 atau turun Rp152.500 dibandingkan pada tahun 2017 yang Rp1.702.500.

Namun untuk penghasilan tetap dan tunjangan bagi kepala desa, ditentukan tetap sebesar Rp3.050.000 atau sama dengan tahun 2017.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Rembang Sulistyono mengatakan, menurunnya besaran Siltap ini akibat pemangkasan jumlah dana alokasi umum.

“Meskipun menurun, pertimbangan Pak Bupati besaran Siltap dan penghasilan lainnya ini masih di atas upah minimum kabupaten (UMK) Rembang (yang Rp1.408.000),” katanya.

Sulistyono menjelaskan besarnya alokasi dana desa (ADD), berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014, adalah minimal 10 persen dari dana perimbangan dikurangi DAK.

“Minimal 10 persen ini untuk Rembang; pada 2018 diperoleh anggaran Rp81,5 miliar. ADD sebesar tersebut, Rp78 miliar dianggarkan di APBD Induk dan Rp3,5 miliar di APBD Perubahan,” katanya.

ADD tahun ini turun dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp86 miliar atau berkurang Rp4,5 miliar. Menurunnya ADD, praktis mengurangi besaran Siltap bagi Kades dan perangkatnya.

Belum lagi, ada 232 desa dengan 562 perangkat desa baru yang mesti dialokasi Siltap pada tahun ini.

“Penurunan Siltap akibat berkurangnya dana perimbangan (DAU, red.) ini tidak terlalu sginifikan,” katanya.

Sulistyono menambahkan, tahun ini, kepala desa dan perangkat desa masih mendapat tambahan tunjangan dari dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah sebesar sama Rp150.000.

Bagi kepala desa, Sekdes, dan perangkat desa yang tidak bergengkok, tunjangan dari dana bagi hasil ini ditentukan Rp250.000, Rp200.000, dan Rp150.000 per bulan.

“Meskipun jumlahnya sedikit, ini masih lebih baik dari tahun 2017 yang tidak dianggarkan,” imbuhnya.

Dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah pada tahun 2018 di Kabupaten Rembang sebesar Rp11 miliar, naik Rp5 miliar dibandingkan 2017 yang hanya Rp6 miliar.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan