Siltap Kades dan Perangkat Desa Disesuaikan pada 2020

Senin, 24 Juni 2019 | 16:33 WIB

Para perangkat desa menerima pelatihan komputer dari Pemkab Rembang, baru-baru ini. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Penghasilan tetap (Siltap) untuk kepala desa, sekretaris desa, dan perangkat desa di Kabupaten Rembang akan disesuaikan pada 2020 mendatang.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menyatakan masih perlu merevisi peraturan bupati untuk mengatur penyesuaian Siltap.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2019, besaran penghasilan tetap kepala desa paling sedikit Rp2.462.640 setara 120 persen dari gaji pokok pegawai negeri sipil golongan IIA.

Penghasilan tetap sekretaris desa paling sedikit Rp2.224.420 setara 110 persen dari gaji pokok pegawai negeri sipil golongan IIA.

Adapun besaran penghasilan tetap perangkat desa lainnya paling sedikit Rp2.022.200, setara 100 persen dari gaji pokok pegawai negeri sipil golongan IIA.

Ketentuannya, jika alokasi dana desa (ADD) tidak mencukupi untuk membiayai Siltap tersebut, maka bisa dipenuhi dari sumber lain dalam APBDesa, selain dana desa.

“(Penyesuaian Siltap) Belum bisa terfasilitasi tahun ini karena keterbatasan anggaran Pemkab. Komitmen Pak Bupati, diakomodasi di APBD 2020,” terang Kepala Dinpermades Sulistiyono.

Menurutnya, penyesuaian Siltap Kades, sekretaris desa, dan perangkat desa, akan diikuti dengan kenaikan besaran ADD di setiap desa.

“Nanti akan kami buat Perbup ADD bersama-sama dengan dana desa, dana bagi hasil/DBH di triwulan keempat tahun ini, untuk tahun 2020,” ujarnya.

Baru-baru ini, Pemkab Rembang menerima surat dari Kementerian Dalam Negeri.

Surat Kemendagri tertanggal 18 Juni 2019 kembali menekankan bahwa desa-desa mesti melakukan penyetaraan Siltap, paling lambat bulan Januari 2020.

Namun penyetaraan Siltap tetap harus mengacu pada peraturan kepala daerah.

Pada surat yang diteken Sekjen Mendagri Nata Irawan itu, Pemkab diminta mengirimkan data valid mengenai antara lain jumlah kepala desa, sekretaris desa, dan perangkat desa.

Selain itu, juga jumlah besaran penghasilan tetap, serta jumlah ADD per desa.

Saat ini, berdasarkan Perbup Nomor 65 Tahun 2018 tentang Pedoman Penggunaan ADD Tahun 2019 Siltap kepala desa di Kabupaten Rembang, berkisar antara dua juta rupiah hingga Rp2.300.000 per bulan. Tergantung jumlah penduduk di desa setempat.

Sementara sekretaris desa mendapatkan Siltap sebesar 70 persen dari Siltap Kades, sedangkan perangkat desa mendapat Siltap sebesar 50 persen dari Siltap kepala desa.

Selain Siltap, Kades, sekretaris desa, dan perangkat desa juga menerima tunjangan dan tambahan penghasilan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan