Setopan Dua Perempatan Terus Menyala Kuning, Begini Penjelasan Polisi

Minggu, 3 Desember 2017 | 10:18 WIB

Setopan atau traffic light di kawasan Perempatan Jaeni Rembang terus menyala kuning. Kondisi tersebut merupakan kebijakan Satlantas dan Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang guna antisipasi potensi kemacetan di Jalan Kartini. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Setopan atau traffic light di Perempatan Eks Stasiun dan Jaeni Rembang terus menyala kuning, setidaknya dalam satu minggu terakhir, atau hingga Ahad (3/12/2017).

Arus lalu lintas di dua perempatan tersebut tampak semrawut. Beberapa kendaraan nyaris terlibat tubrukan karena kendaraan melaju dari berbagai arah, tanpa ada kendali petugas.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang AKP Ariakta Gagah Nugraha yang dimintai penjelasan mengatakan, kebijakan pemadaman setopan itu guna memperlancar arus lalu lintas.

Rekayasa ini, menurut Ari, diambil guna menekan potensi kemacetan, mengingat masih berlangsungnya proyek perbaikan trotoar di sepanjang Jalan Kartini yang memicu penyempitan.

Mengenai komplain warga atas kesemrawutan arus lalu lintas akibat kebijakan tersebut, Kasatlantas menyatakan akan mencarikan solusi lain.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rembang Suyono belum memberikan pernyataan resmi mengenai dampak kebijakan tersebut terhadap kesemrawutan lalu lintas.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan