Berangkat Sekolah, Sepeda Siswa SD Ini Dibegal

Sabtu, 30 Maret 2013 | 14:17 WIB

REMBANG, MataAirRadio.net- Seorang siswa Kelas V di SD Negeri Kutoharjo 3 bernama Alya Hafidz Aryanto menjadi korban pencurian dengan perampasan saat mengendarai sepeda lipatnya menuju sekolah, Sabtu (30/3) pagi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun reporter MataAir Radio, korban yang berumur 11 tahun itu tinggal bersama orangtuanya di Desa Sumberjo Kecamatan Kota Rembang.

Edy Murwanto, salah seorang guru SD Negeri Kutoharjo 3 menuturkan, awalnya korban yang melajukan secara pelan-pelan sepeda lipatnya tiba-tiba dicegat oleh seorang wanita paruh baya berperawakan tinggi dan mengenakan celana panjang.

Sejurus kemudian wanita itu meminta pinjam sepeda milik Alya dengan dalih untuk sarana melapor kepada polisi karena salah seorang guru di SD Negeri 3 Kutoharjo mengalami kecelakaan.

Tanpa berpikir panjang, Alya pun meminjamkan sepeda lipatnya itu. Korban baru tersadar sepedanya telah dibawa kabur sang wanita misterius itu setelah pihak sekolah meminta para siswa untuk membariskan sepeda masing-masing.

Atas kejadian tersebut, orang tua korban langsung dihubungi pihak sekolah. Sementara itu, upaya memburu pelaku dilakukan dengan mendatangi sejumlah titik tempat jual beli sepeda. Konon sepeda lipat itu bernilai hampir dua juta rupiah.

Edy mengatakan, agar kejadian serupa tidak terulang, pihaknya memberikan imbauan kepada para orang tua agar turut mewanti-wanti siswa untuk tidak begitu saja meminjamkan sepedanya ke orang lain.

Kasus pencurian sepeda ontel atau sepeda kayuh tidak kali ini saja terjadi di Kabupaten Rembang, belum lama ini seorang remaja nekat menjual sepeda yang baru saja dipinjamnya ke sebuah bakul di kawasan eks Stasiun Rembang. Beruntung saat itu, pihak korban tidak sampai melaporkannya ke polisi dengan alasan kasihan. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan