Seorang Warga Tewas saat Bersihkan Bak Pendam

Selasa, 13 Februari 2018 | 18:23 WIB

Polisi memasang police line dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) seorang warga yang tewas keracunan gas amoniak di sebuah bak pendam di Dukuh Cendono Desa Sambiyan Kecamatan Kaliori, Selasa (13/2/2018). (Foto: mataairradio.com)

 

KALIORI, mataairradio.com – Satu orang tewas dan seorang lainnya kritis akibat keracunan di bak pendam bakal tampungan air di Dukuh Cendono Desa Sambiyan Kecamatan Kaliori, Selasa (13/2/2018) pagi.

Korban tewas bernama Khoirul Warisman (45), sedangkan yang kritis bernama Heru Kusmanto (30). Keduanya warga dukuh setempat.

Menurut Kapolsek Kaliori AKP Susatyo melalui Kanit Reskrim Aiptu M Ansori, awalnya, Warisman yang seorang tukang bermaksud membersihkan bak ini dari serakan kayu dan papan.

“Korban Warisman masuk dengan menggunakan tangga melalui lubang pantau berukuran panjang 45 centimeter lebar 40 centimeter,” katanya.

Begitu masuk di bak pendam, korban langsung lemas. Supari, pemilik rumah, berteriak meminta tolong. Lalu datang Heru yang kemudian menyusul masuk, bermaksud menolong.

Namun Heru juga ikut terkapar. Supari kembali meminta tolong. Warga lain kemudian berdatangan dan berhasil mengevakuasi keduanya.

“Warisman meninggal dunia di tempat kejadian, sedangkan Heru yang pingsan namun denyut nadinya masih ada, dilarikan ke RSUD dr R Soetrasno,” katanya.

Aiptu Ansori menambahkan, kedalaman bak pendam ini sekitar 2,5 meter. Ukuran panjangnya 2,85 dan lebarnya 2,48 meter.

“Untuk kepentingan penyelidikan, tempat kejadian perkara kami pasangi garis batas polisi,” katanya.

Polisi pun menghimpun keterangan dari para saksi, termasuk warga yang mengevakuasi kedua korban.

“Hasil penyelidikan sementara, korban meninggal dan kritis akibat menghirup gas beracun jenis amoniak di bak pendam,” bebernya.

Menurutnya, bak pendam ini terbuat dari plesteran semen. Bakal tandon air ini belum sampai difungsikan. Memang tersedia ventilasi, tapi sejak jadi, bak pendam ini ditutup rapat dengan papan.

Sementara itu, warga yang penasaran dengan peristiwa ini, memadati tempat kejadian perkara.

Warga tidak mengira, bak pendam Supari mengandung gas beracun yang merenggut nyawa tetangga mereka.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan