Semen Gresik Ogah Pakai Tanjung Bonang

Jumat, 26 Oktober 2012 | 12:01 WIB

Tanjung Bonang

Rembang – MataAirRadio.net Bunga-bunga harapan yang disemai Pemerintah Kabupaten Rembang agar pihak PT Semen Gresik Persero bisa memanfaatkan pelabuhan umum Tanjung Bonang ketika nantinya berdiri pabrik semen di wilayah Kecamatan Gunem, pupus.
Sebab, menurut Kepala Seksi Hubungan Internal dan Media Luar Jakarta, Muhammad Faiq Niyazi kepada reporter MataAir Radio, pihaknya mengaku lebih memilih membuat sebuah pelabuhan khusus agar operasional pabrik semen lebih optimal.
Faiq menegaskan, jika pun ada kemungkinan pemanfaatan, porsinya akan sangat kecil. Apalagi, pelabuhan yang akan dibangun Semen Gresik merupakan pelabuhan dengan kapasitas lumayan sehingga jika menggunakan pelabuhan umum khawatir bakal mengganggu.

Tak hanya ogah menggunakan pelabuhan umum Tanjung Bonang, Semen Gresik juga mengaku akan membuat jalur khusus atau jalan sendiri agar transportasi semen tidak mengalami kendala berarti.

Muhammad Faiq Niyazi menambahkan, kendati tidak memanfaatkan pelabuhan umum Tanjung Bonang dan memilih memilih membuat pelabuhan khusus, retribusi dan pendapatan asli daerah Kabupaten Rembang diyakini tetap akan mengalami lonjakan signifikan berasal dari pajak bumi dan bangunan serta pajak pertambangan.

PT Semen Gresik berencana memulai mengoperasikan pabrik baru berkapasitas tiga juta ton dengan nilai investasi 400 juta dolar pada 2016. Sementara ground breaking atau awal pembangunan pabrik akan mulai pada awal 2013. (Pujianto)

 

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan