Seleksi Calon Sekda Rembang Gunakan Aturan Lama

Rabu, 27 Juli 2016 | 18:20 WIB
Kantor BKD Rembang. (Foto: Pujianto)

Kantor BKD Rembang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seleksi calon Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang masih akan menggunakan aturan lama yaitu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 5 Tahun 2005.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Rembang Suparmin menjelaskan bahwa hal itu lantaran belum ada regulasi baru untuk seleksi calon Sekda.

“Petunjuk dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah masih menggunakan aturan lama yaitu Permendagri Nomor 5 Tahun 2005,” katanya, Rabu (27/7/2016).

Sesuai dengan aturan tersebut, calon Sekda minimal berijazah sarjana, berusia maksimal satu tahun menjelang batas usia pensiun, dan pernah menduduki jabatan eselon IIB pada dua pos berbeda.

“Jabatan eselon IIB itu setara Kepala Dinas (Kadin), Kepala Badan, Staf Ahli Bupati, serta Asisten Bupati. Calon Sekda itu berumur paling tinggi 59 tahun,” terangnya.

Ia menyebut sejumlah nama yang memenuhi kualifikasi persyaratan tersebut antara lain Asisten I Sekda Rembang yang merangkap Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Subakti.

Selain itu, juga Asisten III yang merangkap Plt Asisten II Sekda Rembang Abdullah Zawawi, Staf Ahli Bupati Wartono, Staf Ahli Bupati yang juga Plt Kepala Dinas Pendidikan Noor Effendi, dan Kepala Dinsosnakertrans Waluyo.

“Kami sudah mengirimkan dokumen perencanaan sejak April lalu. Soal seleksi calon Sekda Kabupaten Rembang, sengaja kita mencuri start agar September nanti, sudah ada Sekda definitif,” paparnya.

Mengenai panitia seleksi, Suparmin menyebutkan, komposisinya terdiri atas empat orang dari Undip Semarang dan seorang dari Pemprov Jawa Tengah, sehingga jumlahnya lima orang.

“Jumlah pansel bisa 5, 7, atau 9. Intinya ganjil. Semuanya dari eksternal. Karena kalau ada yang dari internal (Pemkab Rembang) kayaknya tidak etis. Masak calon bawahan menyeleksi calon atasan,” jelasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan