Segerombol Orang Menggeruduk Kantor Bawaslu Tanyakan Netralitas

Kamis, 19 November 2020 | 17:30 WIB

Aliansi Masyarakat Rembang Bersatu menggeruduk Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang, pada Kamis (19/11/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

KOTA, mataairradio.com – Segerombol orang yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Rembang Bersatu menggeruduk Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang, pada Kamis (19/11/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Mereka mendatangi Kantor Badan Pengawas Pemilu Rembang, salah satunya untuk menanyakan netralitas Bawaslu.

Massa yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Rembang yang melakukan aksi dengan membentangkan beberapa poster di depan Kantor Bawaslu, yang mendukung Bawaslu yang netral dan mengkritik netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam gelaran Pilkada 2020.

Setelah melakukan aksinya, massa sempat ditemui oleh Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto. Selanjutnya mereka bergeser ke kompleks Selanjutnya Kantor Bupati Rembang.

Di sana massa juga melakukan aksi yang sama, dengan membentangkan poster sebelum ditemui oleh Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Rembang, Imam Maskur, beserta jajaran.

Koordinator aksi, Khoirul Anam menjelaskan, tujuan mereka melakukan aksi untuk mempertanyakan sikap Bawaslu. Selain itu juga untuk menekankan bahwa ASN dan GTT seharusnya mengatakan netral dalam gelaran Pilkada Rembang 2020.

Ia mengaku menemukan sejumlah kasus dugaan ketidak-netralan oknum ASN melalui berbagai platform media sosial. Menurut pengamatannya, ada ASN oknum yang menggiring opini mengarah ke salah satu pasangan calon.

“Menanyakan sikap Bawaslu, harus diyakinkan Bawaslu untuk netral. Untuk sementara ini kami puas, ditunggu ke depan seperti apa tindakan Bawaslu. Kami pantau selalu,” tuturnya kepada awak-media.

Pjs Bupati Rembang Imam Maskur menyatakan, pihaknya sudah berusaha maksimal untuk mengingatkan ASN tingkat netralitas di Pilkada 2020.

Meski begitu, ia terkadang ada yang oknum ASN yang tidak mampu menjaga netralitasnya.

“Tidak henti-hentinya kami turun ke lapangan saat rakor dengan dinas atau Camat. Kami sampaikan agar ASN menjaga netralitas. Terkadang ada yang tidak kuat bertemu paslon berfoto dan menunjukkan bentuk dukungan. Mungkin mereka lupa,” katanya.

Ketua Bawaslu Rembang, Totok Suparyanto mengungkapkan, Bawaslu menyambut baik atas aksi yang dilakukan oleh Aliansi Masyarakat Rembang Bersatu.

Menurutnya, hal itu merupakan salah satu bentuk kontrol sosial bagi lembaga seperti Bawaslu, memantau kualitas kerja.

“Terkait netralitas ASN, Bawaslu sudah memproses. Bawaslu dan Pemkab masih sama-sama menunggu rekomendasi dari KASN. Bawaslu wajib netral.
Selama ini kami diduga diduga telah berpedoman pada peraturan perundangan yang termasuk konsultasi dengan pimpinan,” tandasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan