Satu Tersangka Kasus Pembunuhan Turusgede Terungkap

Kamis, 11 Februari 2021 | 18:42 WIB

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menunjukan salah satu barang bukti atas kasus pembunuhan Tursgede, saat jumpa pers di Mapolres Rembang, pada Kamis (11/2/2021) siang. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Seorang tersangka atas kasus pembunuhan yang menimpa satu keluarga yang menelan empat orang korban meninggal dunia berhasil diungkap pihak kepolisian.

Tersangka atas nama Sumani (43) seorang laki-laki, Warga RT 002 RW 002 Desa Pragu Kecamatan Sulang, yang merupakan rekan korban.

Kepala Polda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin jumpa pers di Mapolres Rembang pada Kamis (11/2/2021) siang menjelaskan, penetapan Sumani sebagai tersangka atas pembunuhan seniman Anom Subekti berdasarkan hasil laboratorium forensik (Labfor) Polri.

Dari hasil identifikasi terhadap sejumlah barang bukti yang diamankan polisi ditemukan bekas percikan darah dari salah satu korban kasus keji tersebut.

“Hasil Labfor, di kuku Sumani ada darah identik darah korban. Di rumah Sumani ditemukan, satu unit sepeda motor di setir ada resapan darah, celana training bercak darah, helm bercak darah, sabit bercak darah, dan perhiasan milik korban,” terang Luthfi.

Tersangka sendiri hingga saat ini belum bisa dimintai keterangan oleh penyidik, lantaran masih dirawat di RSUD dr. R Soetrasno Rembang, karena dalam kondisi tidak sehat.

Luthfi menambahkan, pada Jumat (5/2/2021) tim penyidik dari Polres Rembang, dibantu oleh tim dari Polda Jateng melakukan pendalaman penyelidikan atas temuan sidik jari pada gelas yang berada di rumah korban.

Berdasarkan pendalaman penyelidikan, sidik jari tersebut mengarah kepada tersangka Sumani. Sedangkan pada saat itu pula tersangka Sumani diduga mencoba melakukan bunuh diri dengan menenggak cairan pestisida.

Hal itu, kata Kapolda Luthfi, sesuai dengan hasil pemeriksaan oleh dokter rumah sakit yang menangani perawatan Sumani. Di dalam lambung Sumani ditemukan cairan pestisida.

“Sampai sekarang belum dilakukan pemeriksaan pada tanggal lima (Jumat, 5 Februari 2021) tersangka merasa bahwa dirinya akan ditangkap. Maka dari itu, berupaya untuk bunur diri. Keterangan medis dari rumah sakit di ginjalnya mengandung pestisidsa,” terangnya.

Sebelumnya, kasus pembunuhan terjadi di Sanggar Seni “Ongko Joyo”, Desa Turusgede Kecamatan Rembang pada Kamis (4/02/2021) dini hari.

Peristiwa kejam itu menelan empat orang anggota keluarga, di antaranya yaitu kepala keluarga yang merupakan pemilik sanggar, Anom Subekti beserta istri dan dua bocah perempuan, yang merupakan anak dan cucu.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan