Satpol PP Segera Tertibkan Papan Reklame Dipasang di Trotoar

Jumat, 2 Februari 2018 | 19:49 WIB

Reklame milik sebuah biro perjalanan umrah dipasang di tengah-tengah trotoar, sebelah barat SPBU Tireman, Rembang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Para pengguna jalan menyesalkan reklame milik sebuah biro perjalanan umrah karena dipasang di tengah-tengah trotoar, sebelah barat SPBU Tireman, Rembang.

Selain mengganggu, reklame itu membahayakan keselamatan pejalan kaki, terutama pada malam hari.

Ulinnuha, salah seorang pengguna jalan, reklame di tengah trotoar ini juga mengganggu keindahan kota.

“Membahayakan pejalan kaki lah. Apalagi kalau malam. Mengganggu pemandangan juga,” katanya.

Ia yang warga Desa Tuyuhan Kecamatan Pancur berharap, reklame ini segera ditertibkan atau dipindah.

“Mestinya ditepikan biar tidak mengganggu,” katanya kepada mataairradio.

Heru Susilo, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat dan Penegakan Perda pada Satpol PP Kabupaten Rembang mengaku sudah tahu adanya reklame di trotoar ini.

Ia juga mengaku sudah pernah mendatangi Kantor Biro Perjalanan Umrah Dewangga untuk melakukan klarifikasi.

“Sudah tahu. Kami juga sudah sempat datang ke Dewangga,” katanya.

Pihak biro ini pun sudah diminta untuk memindah papan reklame tersebut.

“Sudah kami minta untuk memindah reklame juga,” katanya.

Karena hingga Jumat (2/2/2018) ini, papan reklame belum ditertibkan, Satpol PP berencana mendatangi lagi kantor Dewangga.

“Besok kita ke Dewangga lagi. Ya maunya dipindah sendiri atau kita yang nertibkan,” katanya.

Heru menambahkan, pihak Dewangga sebelumnya menyerahkan pemasangan reklame itu kepada tukang.

“Katanya sih tukang yang masang,” imbuhnya.

Diduga, tukang tidak paham aturan. Padahal sesuai undang-undang, trotoar menjadi hak bagi pejalan kaki, penyandang cacat, dan para lanjut usia.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan