Sanksi Calon Kades Mundur Usai Penetapan Dikaji

Jumat, 21 Oktober 2016 | 15:29 WIB
Ilustrasi. (Foto: Tribunnews.com)

Ilustrasi. (Foto: Tribunnews.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang menyatakan sedang mengkaji jerat sanksi bagi calon kepala desa yang mundur seusai penetapan calon kades oleh panitia.

Kajian sanksi ini setelah pihak Bagian Tata Pemerintahan Setda Rembang mencium indikasi adanya calon “boneka” yang disiapkan oleh calon di desa yang semula hanya ada calon tunggal.

Calon boneka ini berskenario mundur pada saat-saat terakhir menjelang pemilihan, sehingga memuluskan calon lain melenggang untuk terpilih menjadi kepala desa.

Kabag Tata Pemerintahan Sekda Rembang Akhsanuddin mengatakan, kajian jerat sanksi bagi calon kades yang mundur setelah penetapan calon diperlukan agar kandidat tidak berlaku seenaknya.

“Sanksinya apakah denda dan besarnya berapa masih kita kaji. Laporan resmi mengenai adanya calon boneka yang diskenario mundur setelah penetapan memang tidak ada, tetapi ada indikasi,” katanya.

Terkait sanksi itu, ia mengaku sedang “hunting” informasi ke Kabupaten Demak yang juga akan menggelar Pilkades dan Kabupaten Jepara yang saat ini tahapan pilkadesnya memasuki masa penetapan calon.

“Selain hunting informasi itu, staf kami kini juga sedang monitor di lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya calon yang terindikasi akan mundur setelah penetapan calon,” tandasnya.

Menurutnya, penetapan calon kades akan dilakukan pada awal November mendatang. Sampai dengan Jumat (21/10/2016) ini, tiap-tiap panitia pilkades sedang melakukan verifikasi berkas calon.

“Dari 43 desa yang menggelar pilkades, total ada 112 bakal calon. Dari 43 desa itu, satu desa; Waru Kecamatan Rembang yang calon kadesnya enam sehingga perlu diseleksi menjadi maksimal lima,” imbuhnya.

Selainnya, satu desa; Desa Karaskepoh Kecamatan Pancur bakal calonnya masih satu, sehingga pendaftarannya diperpanjang seminggu, sampai Jumat (21/10/2016) pukul 00.00 nanti.

“Kalau calonnya belum minimal dua, ya kita minta panitia untuk memperpanjang lagi (pengumuman pendaftaran) nanti,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan