Sambut Kapolres Baru, Santri Papua Tampilkan Tari Yospan

Selasa, 1 Oktober 2019 | 07:21 WIB
Kapolres Pungky Bhuana Santosa dan Dolly Arimaxionari Primanto saat berdialog bersama dengan Ajam Pauspaus dan Irwan Tofir, seusai membawakan Tari Yospan, ketika acara Kenal Pamit Pejabat Kapolres Rembang di Halaman Mapolres setempat, pada Senin (30/9/2019) malam. (Foto: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Dua santri asal Sorong Papua Barat Ajam Pauspaus dan Irwan Tofir menampilkan tarian Yospan (Yosim Pancar) pada acara pisah-sambut Kapolres Rembang, di Halaman Mapolres Rembang, Senin (30/9/2019) malam.

Keduanya nampak bersemangat mementaskan tarian tersebut. Menjelang akhir tarian, Kapolres Pungky dan Dolly ditemani beberapa Polwan Polres Rembang, naik ke panggung untuk ikut menari bersama Ajam dan Irwan.

Kapolres AKBP Pungky Bhuana Santosa yang sekarang bertugas di Magelang itu, saat selesai menari langsung mengenalkan kedua santri Leteh itu kepada Kapolres Rembang yang baru, AKBP Dolly Arimaxionari Primanto dan seluruh hadirin.

“Ini adalah Ajam Pauspaus dan Irwan Tofir. Mereka santri dari Sorong-Papua yang mondok di Pesantren Raudlatut Thalibien, Leteh-Rembang. Kita doakan mereka semoga menjadi anak yang baik dan sukses,” ujarnya, yang kemudian disambut tepuk tangan haru oleh para hadirin.

Sedangkan Kapolres Dolly merespon dengan menceritakan pengalamannya pernah tinggal di Papua. Dirinya mengaku pernah lama tinggal di Papua, yakni sejak belum sekolah hingga lulus bangku SMA.

“Pace Ajam dan Pace Irwan, saya juga pernah tinggal di Papua. TK saya di Papua. Sampai lulus SMA, saya di Papua. Jadi saya bisa seperti ini karena Papua. Semoga kalian juga bisa sukses,” tandasnya.

Sementara itu, Irwan Tofir menerangkan, Tari Yospan merupakan sebuah penggabungan dari dua tarian Rakyat Papua yaitu Yosim dan Pancar, menjadi satu tarian yang disebut Yospan.

“Yospan itu dia dua tarian digabung jadi satu. Yosim sama Pancar,” terangnya, saat ditanya reporter mataairradio.com menjelang pementasan tari.

Tari Yosim berasal dari wilayah teluk Sairei (Serul, Waropen). Gerak tarian ini mirip poleneis (dansa asal Eropa), namun dalam tarian Yosim lebih mengutamakan kebebasan dalam mengekspresikan gerakan dan mengandalkan kelincahan gerak tari.

Sedangkan Tari Pancar berasal dari daerah yang berbeda yaitu daerah Biak, Numfor dan Manokwari. Tarian ini lebih kaku karena dalam gerakannya mengikuti irama tifa, ukulele, gitar dan sebagainya.

Karena dikenal dengan nama Tarian Pergaulan maka Tari Yospan ini sering dibawakan pada acara penyambutan tamu.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan