Saksi Mangkir Lagi, JPU Siap Jemput Paksa

Tuesday, 30 May 2017 | 17:30 WIB

Sidang lanjutan kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan oleh pekerja PLTU PJB Sluke Suryono di Pengadilan Negeri Rembang pada Selasa (30/5/2o17) siang, ditunda digelar. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sidang lanjutan kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan oleh pekerja PLTU PJB Sluke Suryono di Pengadilan Negeri Rembang pada Selasa (30/5/2o17) siang, ditunda digelar.

Pasalnya, tiga orang saksi yang dijadwalkan hadir pada persidangan siang itu kembali mangkir.

Ketiga saksi tersebut berasal dari kalangan wartawan yaitu, Wisnu Aji wartawan dari Radar Kudus biro Rembang, Heru Budi Santoso wartawan Radio CBFM, dan Dicky alias Muntoyo pewarta dari Radio Pop.

Dicky tidak hadir karena sedang menjalani hemodialisa di rumah sakit, sedangkan Heru Budi Santoso dan Wisnu Aji mangkir tanpa alasan yang tidak jelas.

Ketua Majelis Hakim Antyo Harri Susetyo memutuskan sidang ditunda, dan akan kembali digelar pada Selasa (6/6/2017) pekan depan, dengan tetap menghadirkan saksi yang saat ini mangkir dalam persidangan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus ini Muhammad Salahuddin menyatakan, akan memanggil ulang ketiga saksi yang telah mangkir ketiga kalinya.

Pada sidang berikutnya, JPU juga bakal menghadirkan saksi dari pihak pegawai PLTU PJB Sluke serta dua saksi ahli dari Universitas Diponegoro (Undip) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) .

“Saksi di luar itu (wartawan, red.), ada dari PLTU yakni Pak Yudi sama Bu Partini dan dua saksi ahli dari Undip sama PWI Jateng (Jawa Tengah, red.),” katanya.

Mengenai kemungkinan menjemput paksa saksi yang berulang kali mangkir, Salahuddin menyatakan siap apabila Pengadilan memerintahkan pihaknya untuk melakukan jemput paksa.

“Kalau ada penetapan untuk jemput paksa, ya kami akan menjemput secara paksa terhadap saksi yang beberapa kali mangkir dari persidangan,” katanya seusai sidang.

Sementara itu, terdakwa Suryono terlihat hadir pada persidangan dengan didampingi seorang pengacaranya.

Namun pihak keluarganya tidak ikut hadir mendampingi seperti pada saat sidang kedua pada Rabu (24/5/2017) lalu.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan