Polisi Bekuk Petani Pengecer Togel

Jumat, 30 November 2012 | 22:25 WIB

Rumus Togel

SULANG – MataAirRadio.net, Aparat dari Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Rembang, Kamis (29/11) sore, menangkap seorang pengecer kupon judi toto gelap alias togel, Damijan (50), seorang petani warga Dukuh Borjo Desa Bogorame Kecamatan Sulang.

Polisi menangkap Damijan setelah mendapatkan informasi dari warga. Damijan ditangkap di tepi jalan turut Dukuh Setolo Desa Pedak Kecamatan Sulang ketika hendak menyetor uang toto kepada pengepulnya yang identitasnya kini sudah dikantongi polisi.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu lembar kertas berisi catatan rekapan angka togel dan uang tunai sebesar Rp66.000.

Dengan ditangkapnya Damijan ini, lagi-lagi polisi masih sebatas menangkap pengecer-pengecer togel saja, sementara pengepul maupun bandar judi impor ini belum juga bisa dibekuk.

Kapolres Rembang Ajun Komisaris Besar Polisi Adhy Fandy Ariyanto menyatakan sangat terbantu dengan informasi dari warga yang selalu mengalir menginformasikan sejumlah tindak perjudian yang meresahkan masyarakat.

Pihaknya berharap gelombang informasi tersebut tidak berhenti, agar penyakit masyarakat ini bisa ditekan minimal. Apalagi, sebagian warga ternyata sudah semakin intensif menginformasikan tindak kejahatan kepada polisi.

Dengarkan rekaman di sini.

Kapolres Rembang Ajun Komisaris Besar Polisi Adhy Fandy Ariyanto menegaskan, setiap pelaku perjudian akan dijerat dengan Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang ancaman hukuman penjaranya bisa mencapai sepuluh tahun.

Dengarkan rekaman di sini.

Ia juga mengatakan, meski belakangan ini baik pengedar maupun pengepul kupon togel memilih tidak menggunakan model tatap muka saat memasang nomor taruhan, namun pihaknya mengaku tidak kurang akal. Begitu menerima sekecil apapun informasi, kepolisian menyatakan langsung melakukan pengintaian intensif. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan