Gandeng UGM, Pemkab Rembang Adakan Operasi Gratis

Selasa, 20 Februari 2018 | 19:44 WIB

Bupati Rembang Abdul Hafidz bersama Direktur RSUD dr R Soetrasno Agus Setiyo Hadi pada pembukaan layanan operasi gratis dalam rangka HUT RSUD Rembang ke-63, Selasa (20/2/2018) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairraduo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD dr R Soetrasno, menggandeng pihak Universitas Gajah Mada (UGM) Yogjakarta untuk mengadakan layanan operasi gratis.

Sebanyak 608 peserta akan menerima layanan operasi gratis yang berlangsung selama enam hari, dimulai pada Selasa (20/2/2018) sampai Ahad (25/2/2018) mendatang.

Namun dari jumlah tersebut, 29 peserta berasal dari luar Kabupaten Rembang, sedangkan sisanya warga asli Rembang.

Direktur RSUD dr R Soetrasno Agus Setiyo Hadi menyebutkan, ada 18 dokter spesialis dari lulusan UGM yang bakal melakukan operasi.

“Pasiennya (peserta layanan operasi gratis, red) dari berbagai penderita penyakit. Ada yang menderita sumbing bibir, katarak, tumor, hidrosefalus, dan coxitis,” bebernya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz dalam sambutannya di Pembukaan Layanan Operasi Gratis di RSUD dr R Soetrasno Rembang berterimakasih atas kerjasama dari para alumni Fakultas Kedokteran UGM.

Ia berharap kegiatan yang bermanfaat ini, dapat diadakan rutin pada setiap tahunnya.

Bupati juga menyinggung soal fasilitas rumah sakit, menurutnya pelayanan dan fasilitas di RSUD Rembang perlu ditingkatkan.

“Seharusnya di ruang rawat, di semua kelas itu dilengkapi fasilitas pendingin ruangan (AC) dan televisi,” pungkasnya.

Layanan operasi gratis tersebut merupakan rangkaian kegiatan HUT RSUD Rembang ke-63.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan