Rembang Proyeksikan Rumah Susun Sewa Empat Lantai

Minggu, 3 Juli 2016 | 16:16 WIB
Kondisi terkini rumah  janda miskin di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke sudah termakan longsor di bagian depannya, sehingga tiga orang penghuninya takut mendiami. (Foto: Pujianto)

Kondisi terkini rumah janda miskin di Desa Sendangmulyo Kecamatan Sluke sudah termakan longsor di bagian depannya, sehingga tiga orang penghuninya takut mendiami. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mengajukan rumah susun sewa berkonstruksi 3-4 lantai guna menampung warga yang tidak punya rumah dan tanah.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengungkapkan calon lokasi rumah susun sewa berada di wilayah Desa Kabongan Kidul, dengan menempati lahan aset desa yang dihibahkan kepada pemerintah kabupaten.

“Arahnya, nelayan yang tidak punya uang dan tanah bisa ditampung di sana (rumah susun sewa, red.). Tidak nempel di rumah orang tua terus. Jika rumahnya kecil kasihan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pengertian sewa yang dimaksud bukan sewa rumah susun, melainkan biaya ongkos listrik, air, dan kebutuhan sarana umum lainnya yang memang diperlukan.

“Gambaran daya tampungnya 90 keluarga dengan 3 atau 4 lantai. Kita sudah ajukan ke Menteri Perumahan Rakyat dan sampai saat ini (Minggu, 3 Juli 2016) telah diproses di kementerian,” bebernya.

Ia menyebutkan, kebutuhan anggaran untuk pembangunan rumah susun sewa itu sekitar Rp8 miliar dan jika kurang pihaknya mempertimbangkan menambahnya lewat APBD Kabupaten Rembang.

“Kita akan memprioritaskan warga sekitar dan pesisir, tetapi jika semuanya sudah terkaver, sementara masih ada yang kosong, maka kita akan coba isi dari luar warga setempat,” tandasnya.

Selain memproyeksikan rumah susun sewa, Bupati berencana memberikan subsidi per bulan bagi para janda tua dan penyandang catat mulai tahun 2017.

“Anak yatim juga. Kalkulasi kami subsidinya Rp250 ribu per bulan kira-kira. Bayangan kita anggarannya Rp400 juta. Kita nanti akan lihat datanya jadi kalau sisa ya mesti kembali ke kas daerah,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan