Rembang Pertimbangkan Ambil Suplai Air dari Pati

Selasa, 13 September 2016 | 15:12 WIB
Petugas teknis dari PDAM Rembang tampak sedang memperbaiki pipa jaringan di wilayah Kecamatan Sale. (Foto: mataairradio.com)

Petugas teknis dari PDAM Rembang tampak sedang memperbaiki pipa jaringan di wilayah Kecamatan Sale. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mempertimbangkan mengambil suplai air dari wilayah Kabupaten Pati untuk menjaga kestabilan pasokan air bersih, terutama di bagian barat wilayah kabupaten ini.

Pasokan air dari PDAM ke para pelanggan di wilayah Kecamatan Kaliori, Sumber, dan Rembang, kerap tersendat bahkan terhenti saat kemarau berlangsung, apalagi jika berlangsung ekstrem.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menjelaskan, pertimbangan mengambil suplai air dari wilayah Kabupaten Pati merupakan saran Satuan Kerja atau Satker Pengembangan Air Minum dan Sanitasi (PAMS) Jawa Tengah.

“Selain karena stok air di Pati melimpah, jika mengambil air dari sana akan dekat dengan masyarakat yang membutuhkan yaitu Kaliori, Sumber, dan Rembang. Itu saran dari Satker (PAMS) Jawa Tengah,” terangnya.

Upaya untuk menambah volume pasokan air di Kabupaten Rembang dengan mengambil suplai air dari Kabupaten Pati, menurut Hafidz, sudah diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum.

“Kami sudah dipanggil oleh Menteri Pekerjaan Umum terkait pengambilan air dari Pati dan terkait penambahan pipanisasi guna peningkatan pemanfaatan debit air dari Jakinah,” tandasnya.

Mengenai kebutuhan anggaran, baik untuk pengambilan air dari Pati dan terkait penambahan pipanisasi guna pengambilan lebih banyak debit dari Jakinah, dari 80 liter per detik menjadi 200 liter per detik, Bupati tidak menyebutkannya secara terperinci.

“Secara anggaran atau biaya yang dibutuhkan, hampir sama. Itu nanti, air yang dari Pati diambil dari bagian selatan. Dengan pipanisasi,” katanya tanpa menyebut besarnya anggaran yang dibutuhkan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan