Rembang masih Butuh 719 Unit Traktor Tangan

Jumat, 8 Juni 2018 | 16:35 WIB

Traktor tangan yang dibagikan kepada petani di Rembang, 4 Juni 2018. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang menyatakan adanya kekurangan 719 unit traktor tangan untuk membantu petani di daerah ini.

Persediaan traktor tangan di Rembang menurut catatan dinas sebanyak 1.845 unit, sedangkan kebutuhan traktor tangan untuk 29.856 hektare sawah dan 34.256 hektare tegalan sebanyak 2.564 unit.

“Traktor tangan diperlukan untuk mempercepat pengolahan tanah, menekan biaya, dan memungkinkan pengolahan tanah secara serempak,” kata Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang Suratmin.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, mekanisasi diharapkan bisa merangsang aktifnya generasi muda di bidang pertanian. Sebab, menurutnya, generasi kini masih enggan terjun di dunia pertanian.

“Namun, 2019 atau 2020 nanti, kita akan geser dari mesin ke penyediaan embung dan saluran air. Percuma tersedia mesin, bila tidak tersedia cukup air,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada petani untuk tidak terlalu bergantung pada bantuan dari Pemerintah. Sebab dirinya ingin petani mandiri. Meskipun demikian, tahun ini, masih akan ada kucuran lagi bantuan.

Terakhir, Dintanpan menyalurkan 120 unit traktor tangan dan dua unit combine harvester kepada petani yang tersebar di 14 kecamatan, 4 Juni lalu. Bupati meminta agar tidak ada Pungli di balik bantuan tersebut.

“Jangan berikan apapun kepada siapa pun. Saya sudah wanti-wanti soal Pungli. Kalau nekat, risiko tanggung sendiri,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan