Rembang Kerjasama dengan Surabaya Matangkan E-Government

Kamis, 9 Juni 2016 | 14:06 WIB
Ilustrasi. (Foto: www.maxmanroe.com)

Ilustrasi. (Foto: www.maxmanroe.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang menjalin kerjasama selama satu tahun dengan Pemerintah Kota Surabaya untuk mematangkan penerapan e-government atau pemerintahan elektronik secara menyeluruh.

Kerjasama itu dituangkan pada nota kesepakatan bersama antara Pemkot Surabaya dengan Pemkab Rembang tentang Kerjasama Jaringan Lintas Perkotaan, yang berlaku hingga 31 Mei 2016.

Jalinan tersebut ditempuh mengingat Kota Surabaya sebagai daerah yang telah menerapkan e-government secara hampir utuh pada jenis layanan publik.

Penerapan e-government di Pemkot Surabaya dilakukan sejak 2002, di dalamnya terdapat e-budgeting, e-procurement, e-delivery, e-controlling, e-performance, e-payment, hingga e-health.

Selain menghemat anggaran, penerapan sistem tersebut diklaim menghemat waktu. Misalnya, sebelum e-government diterapkan, penyusunan anggaran bisa memakan waktu 2-3 bulan, tetapi kini hanya 2-3 hari.

Dalam e-musrenbang, misalnya Pemkot Surabaya bisa menampung usulan masyarakat via online. Masyarakat bisa tahu mana usulan yang disetujui dan mana yang tidak dengan disertai alasan.

Terbaru, Pemkot Surabaya memiliki layanan perizinan Surabaya Single Windows (SSW) via aplikasi mobile, sehingga memungkinkan warga agar bisa mengurus perizinan melalui gadget milik mereka.

“Rembang sebenarnya sudah mengaplikasikan konsep e-goverment sejak 2012, ketika layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) diluncurkan. Di Jawa Tengah kita bahkan terbaik ke-6 dalam hal penerapan e-gov,” terang Kepala Dishubkominfo Kabupaten Rembang Suyono.

Namun Pemkab Rembang menginginkan agar e-government diterapkan secara lebih sempurna dan ditambah untuk beberapa macam kebutuhan pelayanan publik.

Terkait dengan kerjasama tersebut, pihak Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Rembang kini sedang melakukan pendataan tentang sistem informasi manajemen yang sudah dimiliki di setiap dinas.

“Dinas-dinas kami harapkan untuk secepatnya menyetor jenis sistem informasi manajemen yang sudah miliki, yang perlu ditambah, dan yang perlu ditingkatkan. Semoga bulan ini sudah klir. Secara keseluruhan, Bappeda yang kompetens bicara soal e-gov,” tandasnya, Kamis (9/6/2016).

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan