Rembang Belajar dari Karimunjawa Kembangkan Wisata Pantai

Monday, 14 November 2016 | 15:44 WIB
Perairan Karimunjawa. (Foto: karimunjawa.com)

Perairan Karimunjawa. (Foto: karimunjawa.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pemerintah Kabupaten Rembang baru-baru ini belajar tentang pengembangan dan pengelolaan wisata di Pulau Karimunjawa guna mengembangkan pariwisata pantai.

Rombongan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga beserta sejumlah kelompok sadar wisata di Kabupaten Rembang sempat mendatangi sejumlah objek wisata di Karimunjawa.

Di antara objek yang dikunjungi dan dinikmati adalah Pulau Menjangan Besar dengan snorkling-nya, Pulau Cemara dengan pemandangan dan ikan bakarnya, dan panorama Pulau Tanjung Gelam.

Menurut Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora Kabupaten Rembang Murni Nur Rif’ah, Senin (14/11/2016), kunjungan ke Karimunjawa dipilih karena memiliki kemiripan wilayah dengan daerah ini.

“Bedanya, di sana sejak dulu sudah ada yang tinggal di pulau, sedangkan di pulau-pulau Rembang tidak ada yang tinggal. Ini yang perlu kita pikirkan untuk disinergikan dengan masyarakat,” terangnya.

Selama di Karimunjawa, banyak Kepala Desa dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mendapat banyak inspirasi, mulai kesadaran masyarakat akan pariwisata, dampak ikutannya, dan menjaga ekosistem laut.

Ketua Pokdarwis Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang Muhammad Ali Mustofa mengaku terinspirasi wisata snorkling di Karimunjawa. Pantai Karangjahe di wilayah desanya, memiliki potensi serupa.

“Potensi terumbu karang dan ekosistem laut banyak sekali yang ada di Karangjahe untuk diadakan paket snorkling. Pembudidayaannya sudah dilakukan. Tinggal menumbuhkan kesadaran masyarakat,” katanya.

Hanya saja, menurut Ali, snorkling di Karangjahe mungkin dikembangkan, meskipun hanya bisa dilakukan pada waktu-waktu tertentu, yaitu di Januari sampai dengan Agustus, di tiap tahunnya.

“Snorkling bisa menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan guna berkunjung di Karangjahe. Ke depan kami akan mulai memikirkan tentang pengadaan peralatannya,” tandasnya.

Ketua Paguyuban Pokdarwis se-Kabupaten Rembang menambahkan bahwa pelajaran yang bisa dipetik dari Karimunjawa ialah soal kepedulian masyarakat di sana.

“Di sana, pelayanan kepada wisatawan sangat bagus termasuk saling menjaga keamanan. Jika kita membutuhkan pertolongan semuanya sigap. Di Rembang yang demikian masih perlu ditumbuhkan,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan