Relokasi Pedagang Pasar Sarang Terganjal Lelang

Rabu, 8 Juni 2016 | 12:04 WIB
Pemasangan traffic light di pertigaan Sarang Kabupaten Rembang yang merupakan akses menuju Pasar Sarang. (Foto: mataairradio.com)

Pemasangan traffic light di pertigaan Sarang Kabupaten Rembang yang merupakan akses menuju Pasar Sarang. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Relokasi sementara pedagang di Pasar Sarang ke Lapangan Desa Sendangmulyo urung dilakukan pada awal bulan Juni sebagaimana rencana awal dari pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kabupaten Rembang.

Hal itu lantaran proses lelang proyek penataan pasar tersebut masih belum dimulai, setidaknya hingga Rabu, 8 Juni 2016. Padahal, pihak dinas telah menyatakan bahwa surat keputusan kelompok kerja sudah diterima dan rencana pekerjaan sudah masuk di unit layanan pengadaan (ULP).

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Rembang Muntoha kepada reporter mataairradio membantah belum direlokasinya pedagang Pasar Sarang lantaran saat ini jatuh bulan Ramadan, sehingga berpotensi mengganggu iklim usaha para bakul.

“(Pedagang belum direlokasi) Bukan karena alasan Ramadan, tetapi karena proses lelang belum klir. Silakan tanya ke ULP soal kapan proses lelang dimulai,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, proses lelang membutuhkan waktu kurang lebih 30 hari, sehingga penataan Pasar Sarang diharapkan sudah dimulai pada medium Juli mendatang atau selepas Lebaran 1437 Hijriah.

Sebelumnya, pada 24 Mei lalu, Muntoha berencana merelokasi pedagang Pasar Sarang pada awal bulan Juni ini. Menurutnya, pedagang direlokasi di los darurat yang sifatnya sementara.

Relokasi berkaitan dengan rencana penataan Pasar Sarang dengan anggaran Rp9,5 miliar yang komposisinya 80 persen berasal dari dana alokasi khusus dan 20 persen dari APBD Kabupaten Rembang.

Los darurat disediakan oleh pemkab setempat dengan anggaran Rp198 juta, namun tidak mampu menampung seluruh pedagang, karena dari 400 lebih pedagang di Pasar Sarang, hanya sekitar 60-70 persen yang bisa ditampung di los darurat.

Sedangkan pedagang yang lain, bisa membuat sendiri, tapi tetap di areal Lapangan Sendangmulyo. Saat ini, para pedagang masih sibuk menata tempat yang akan mereka gunakan berdagang untuk sementara waktu di tempat relokasi.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan