Redam Teror dan Kejahatan, Polisi Kencangkan Patroli

Jumat, 18 Mei 2018 | 14:57 WIB

Sejumlah polisi berpatroli di Pasar Rembang, Jumat (18/5/2018) siang. (Foto: Mohammad Siroju Munir)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Satuan Sabhara Kepolisian Resor Rembang mengencangkan patroli keamanan guna meredam aksi teror dan kejahatan di bulan Ramadan.

Kepala Satuan Sabhara Polres Rembang AKP Roy Irawan mengatakan, tiga jenis patroli dilakukan pihaknya tiap hari, mulai yang menyasar kelompok radikal, premanisme, dan objek vital.

Untuk patroli kelompok radikal dan premanisme, diterjunkan sepuluh personel polisi, sedangkan patroli objek vital 20 personel.

“Objek vital ini meliputi pasar, bank, toko emas, dan tempat ibadah. Patroli dilakukan selama 24 jam guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat,” terangnya, Jumat (18/5/2018).

Roy juga mengatakan, pada minggu pertama Ramadan, pihaknya berkonsentrasi mengamankan kegiatan-kegiatan sore seperti ngabuburit di sejumlah titik dan Kampung Ramadan.

Sementara pada malam hari, polisi fokus pada pengamanan shalat tarawih di masjid dan mushala. Selain itu juga patroli terhadap perumahan yang ditinggal penghuninya beribadah.

“Malam hari kami mengerahkan patroli bersepeda, sepeda motor, dan mobil secara serempak, guna mengatasi gangguan keamanan,” paparnya.

Meski demikian, ia mengimbau kepada masyarakat yang meninggalkan rumahnya untuk shalat tarawih, agar mengunci kediaman serta mematikan listrik dan kompor.

“Adapun bila membawa sepeda motor untuk berangkat ke masjid atau mushala, dianjurkan melengkapkan kunci ganda dan kunci stang guna antisipasi pencurian,” katanya mewanti-wanti.

Ia menambahkan, terkait aksi teror, masyarakat diimbau untuk melaporkan setiap hal mencurigakan, termasuk jika sudah meresahkan warga.

Misalnya bila menjumpai kelompok masyarakat yang melakukan sweeping atau razia di tempat-tempat tertentu, tanpa melibatkan petugas.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan