Puluhan Seniman Dangdut di Rembang Turun Jalan Galang Dana

Thursday, 18 June 2020 | 17:21 WIB

Para seniman dangdut yang tergabung dalam Pasdendang saat menyerahkan bantuan dana ke Posko Terpadu Covid-19 di Kantor Bupati Rembang, pada Kamis (18/6/2020) pagi. (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sekitar puluhan orang seniman dangdut yang tergabung dalam Perkumpulan Seniman dan Pekerja Dangdut Rembang (Pasdendang) turun jalan melakukan aksi penggalangan dana, pada Kamis (18/6/2020) pagi.

Aksi penggalangan dana itu merupakan bentuk keprihatinan para seniman dangdut kota garam dalam terhadap Pandemi Covid-19 yang membikin aktivitasnya menjadi macet.

Rata-rata dari mereka mengaku, sudah hampir tiga bulan menganggur akibat dampak dari Wabah Virus Corona.

Aksi penggalangan dana dilakukan dengan “Ngamen Bareng”, yang berlangsung di beberapa lokasi. Yakni di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasikagung, Pasar Rembang, dan di sekitar Tugu Adipura Rembang atau di depan Gedung Kantor Bupati.

“Sudah tiga bulan nggak pernah ada job, makanya kita ngamen di sini untuk mencari dana. Kita nggak berharap bantuan dari pemerintah, tapi penginnya bisa kerja lagi seperti biasa,” kata Selvi, salah satu penyanyi dangdut yang tergabung dalam Pasdendang.

Hadi Nurwanto, Sekretaris Pasdendang memohon kepada Pemerintah Kabupaten Rembang supaya segera membuat regulasi yang memberikan izin pentas hiburan musik, tetapi dengan tetap memperhatikan prosedur protokol kesehatan.

“Mohon Pemkab buat aturan untuk kita. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak kita siap. Kalau kita-kita ini bekerja, sebenarnya bisa mengurangi beban pemerintah dalam hal kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Dari hasil penggalangan dana terkumpul uang sekitar Rp1,5 Juta, namun disisihkan sebesar Rp200 ribu untuk disumbangkan ke Posko Terpadu Covid-19 di Kantor Bupati Rembang.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz menerima secara langsung sumbangan dana dari Pasdendang.

Setelah menerima sumbangan tersebut, Bupati berjanji pada awal Juli mendatang, pihaknya akan mengeluarkan regulasi di bidang seni, dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan.

“Bangga warga saya ikut peduli penanganan Covid-19, tapi di sisi lain saya prihatin, karena aktivitas mereka terganggu. Sebentar lagi saya keluarkan surat edaran berkaitan seniman. Insyaallah nanti awal Juli akan kita mulai,” terangnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan