Puluhan Pemuda Upacara di Laut Bekas Pelabuhan Era Belanda

Kamis, 17 Agustus 2017 | 14:39 WIB

Puluhan pemuda di Desa Tritunggal Kecamatan Rembang menggelar upacara bendera di perairan laut dekat bekas pelabuhan di era penjajahan Belanda, Kamis (17/8/2017) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Puluhan pemuda di Desa Tritunggal Kecamatan Rembang menggelar upacara bendera di perairan laut dekat bekas pelabuhan di era penjajahan Belanda, Kamis (17/8/2017) pagi.

Upacara tersebut digelar guna memeringati hari ulang tahun ke-72 kemerdekaan Republik Indonesia. Lokasi persis pelaksanaan upacara itu adalah di Pulau Siwalan; pulau kecil di barat daya eks pelabuhan itu.

Sebelumnya, para pemuda itu diangkut dengan menggunakan dua perahu nelayan, bertolak dari objek wisata Pantai Nyamplung. Mereka menempuh perjalanan ke Pulau Siwalan dengan durasi waktu sekitar 30 menit.

Upacara dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dipimpin oleh Kepala Desa Tritunggal, Juhri. Diawali dengan pengibaran bendera merah putih serta diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi.

Setelah itu, seluruh peserta upacara menirukan pembacaan teks Pancasila. Upacara ditutup dengan doa bersama bagi para pejuang kemerdekaan Indonesia. Upacara berlangsung selama sekitar setengah jam lebih.

Seusai upacara, Juhri menjelaskan, upacara pengibaran bendera di tengah laut itu guna mengingatkan bahwa desanya berada di pesisir pantai di Kabupaten Rembang, sekaligus untuk menumbuhkan jiwa kemaritiman bagi generasi muda.

“Saya harap dengan upacara pengibaran bendera di tengah laut ini, masyarakat khususnya para generasi bangsa lebih peduli dengan lautnya. Jiwa nasionalismenya menjadi lebih kuat, sehingga muncul kontribusi untuk membuat Negara Indonesia menjadi lebih baik,” terangnya.

Andi Irmawan, Ketua Karang Taruna desa setempat mengatakan, selain untuk memeringati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, upacara di tengah laut itu juga untuk mempromosikan potensi wisata bahari di desanya.

Menurutnya, peringatan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia merupakan momentum tepat bagi para pemuda untuk bergerak ikut serta dalam membangun Indonesia, meskipun melalui hal-hal kecil.

“Hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ini menjadi momentum untuk kita; generasi muda; bergerak membawa negara kita menjadi lebih baik. Kita bisa memulai dengan hal-hal kecil.

Misalnya saja sebagai anak muda kita perlu menjaga sopan santun dan peduli terhadap lingkungan di sekitar, dan memanfaatkan potensi-potensi positif yang ada guna kebaikan bersama,” ujarnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan