Puluhan Calhaj Mengundurkan Diri karena Kelamaan Mengantre

Jumat, 4 Agustus 2017 | 23:11 WIB

Jemaah haji berasal dari Kabupaten Rembang yang tergabung dalam Kloter 48 saat pemeriksaan dokumen menjelang keberangkatan dari Bandara Madinah ke Tanah Air, Kamis (6/10/2016) pukul 19.15 Waktu Arab Saudi. (Foto: Wahyu Salvana)

 

REMBANG, mataairradio.com – Puluhan calon haji (Calhaj) di Kabupaten Rembang mengundurkan diri dari pendaftaran mereka di Kementerian Agama (Kemenag) setempat. Salah satu alasannya adalah mereka merasa kelamaan mengantre.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang Shalehudin menyebutkan, sebagian calon haji yang mundur dari pendaftaran itu sebenarnya sudah masuk jadwal berangkat pada 2019.

“Sebagian lain yang mengajukan pembatalan pendaftaran haji jatuh giliran berangkat ke Tanah Suci pada lima hingga tujuh tahun mendatang,” kata Shalehudin kepada mataairradio.com, Jumat (4/8/2017) siang.

Selain karena merasa terlalu lama mengantre, mereka yang mengundurkan diri dari pendaftaran haji juga karena memantapkan pilihan untuk umrah setelah menerima penawaran dari biro jasa perjalanan umrah.

“Kami tidak akan menghalangi mereka yang mengajukan pembatalan pendaftaran haji jika disertai alasan mendesak, misalnya calon haji yang bersangkutan membutuhkan biaya besar untuk pengobatan atau alasan yang sejenisnya,” terangnya.

Sesungguhnya, menurut Shalehudin, menunaikan ibadah umrah terlebih dahulu sambil menanti giliran berhaji, bisa dilakukan. Namun yang demikian bisa berlaku pada mereka yang secara biaya memiliki kemampuan lebih.

“Haji itu soal niat, dan urusan Allah. Yang terpenting mendaftar dulu. Soal keberangkatan pasrahkan saja pada yang maha Kuasa. Kalau sudah mendaftar, tapi ternyata Allah sudah memanggil kita, insya Allah sudah tercatat berhaji,” ujarnya.

Ia berharap kepada para pengelola biro perjalanan umrah agar tidak melakukan promosi secara membabi-buta hanya untuk mendapat keuntungan, apalagi sampai membujuk agar membatalkan pendaftaran haji demi berangkat umrah.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan