Proyek Alun-alun Diragukan Selesai Tepat Waktu

Selasa, 8 November 2016 | 23:58 WIB
Lampu sorot atau high mast di pojok barat daya Alun-alun Rembang mati, setidaknya dalam dua hari belakangan. (Foto: Pujianto)

Lampu sorot atau high mast di pojok barat daya Alun-alun Rembang sempat mati, sebelum kemudian diperbaiki. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Proyek penggantian trotoar dan pemasangan puluhan lampu di kawasan Alun-alun Rembang diragukan selesai tepat waktu pada 16 November mendatang.

Pasalnya seminggu menjelang tenggat waktu penyelesaian atau hingga Selasa (8/11/2016) pagi, sebagian besar lampu belum terpasang pada tempatnya, bahkan tiang lampunya saja baru empat unit yang terpasang.

Penggantian trotoar di sekeliling alun-alun itu pun tampak belum dikerjakan secara sempurna. Kepala Seksi Pertamanan pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Rembang Suhardi menyebut, progres proyek 85 persen.

Ia membenarkan bahwa rekanan belum mengerjakan pemasangan lampu bagian depan. Menurutnya, lampu-lampu itu sudah tersedia, tetapi pemasangannya terkendala hujan.

“Lampu di bagian utara alun-alun yang belum terpasang yaitu lampu hias membentuk tulisan ‘Alun-alun Kota Rembang’. Lampu ini rencananya akan dibuat dengan bahan akrilik,” terangnya.

Suhardi menyebut pergantian trotoar di sekeliling alun-alun hampir selesai. Lampu di depan masjid dan taman sisi utara juga sudah dikerjakan, sehingga pengerjaan lumayan progresif.

“Rekanan harus menyelesaikan proyek paling lambat 16 November mendatang. Jika tidak selesai pada saat itu, akan ada pemutusan kontrak,” tegasnya.

Menurutnya, jika sampai putus kontrak, maka pekerjaan yang digarap oleh CV Bakti Pertiwi dengan nilai Rp567.747.500 ini hanya akan dibayar sebagaimana tingkat volume pengerjaan.

“Pekerjaan tidak termasuk penggantian pohon palem di sisi utara alun-alun yang mati. Mungkin yang itu (penggantian palem yang mati) bakal dikerjakan tahun depan,” imbuhnya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur CV Bakti Pertiwi, Fahmi Yahya mengaku terkendala pasokan material dan cuaca hujan, sehingga beberapa titik pekerjaan masih belum selesai.

“Pemesanan lampu saja dua bulan sendiri. Total ada 16 buah lampu, 8 tiang lampu, serta 19 lampu membentuk huruf bertuliskan ‘Alun-alun Kota Rembang’. Untuk panel juga siap tinggal pemasangan. Tapi kami optimistis selesai,” ujarnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan