Polres Rembang Bantah Penanganan Kasus Bayi Sale Lamban

Jumat, 30 Agustus 2019 | 20:09 WIB
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang AKP Bambang Sugito, saat memberikan keterangan kepada Wartawan, ihwal kasus pembuangan bayi di Dukuh Karang Lor Desa Mrayun Kecamatan Sale, baru-baru ini. (Foto:mataairradio.com)

SALE, mataairradio.com – Pihak Polres Rembang membantah dibilang lamban dalam menangani kasus pembuangan bayi di Kecamatan Sale, pada dua bulan lalu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Rembang AKP Bambang Sugito mengaku telah menyisir sebanyak empat Kecamatan di wilayah Rembang. Diantaranya adalah Kecamatan Sedan, Kragan, Sale, dan Kecamatan Pamotan.

“Itu upaya untuk mengungkap pelaku kasus pembuangan bayi yang di Sale,” terangnya kepada wartawan baru-baru ini.

Ia juga mengakui telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, seperti bidan desa, sekolah-sekolah, bahkan juga perangkat desa, namun hingga kini upaya tersebut masih belum membuahkan hasil.

“Dalam pengungkapan kasus, sebenarnya tidak dibatasi oleh waktu. Kan banyak kasus yang kita tangani, tidak kasus pembuangan bayi saja,” tuturnya.

Bambang mengaku, sempat pernah mengantongi nama yang terduga sebagai pelaku. “Tapi saat diklarifikasi hasilnya nihil,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga di Dukuh Karang Lor Desa Mrayun Kecamatan Sale digegerkan oleh penemuan mayat bayi perempuan, pada Jumat (28/6/2019) sekitar pukul 16.00 waktu setempat.

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh warga dalam keadaan tengkurap dan sudah tak bernyawa.

Warga menemukan jasad bayi itu di antara tumpukan sampah, di sebuah saluran irigasi sawah.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan