Polisi Tetapkan Tersangka Baru Kasus Sabu-sabu Labuhan Kidul

Rabu, 18 Januari 2017 | 15:23 WIB

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito. (Foto: infoblora.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Pihak Kepolisian Resor Rembang menetapkan tersangka baru dalam kasus penyalahgunaan narkotika golongan I jenis sabu-sabu di Desa Labuhan Kidul Kecamatan Sluke.

“Sriani tersangka baru. Hari ini masuk,” ungkap Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito ketika dikonfirmasi soal perkembangan kasus sabu Labuhan Kidul, Rabu (18/1/2017).

Sriani warga RT 3 RW 1 warga Desa Labuhan Kidul Kecamatan Sluke adalah saudara dari Komaedi alias Komet (38). Komet ditangkap karena menguasai 13 klip paket sabu-sabu berikut barang-barang bukti lainnya.

Komaedi ditangkap dari kediaman Sriani pada Selasa (17/1/2017) dini hari. Penangkapan Komet berbekal informasi dari masyarakat tentang peredaran sabu-sabu di wilayah Desa Labuhan Kidul.

“Terhadap Sriani, kami kenakan pasal turut serta membantu dan ikut menikmati keuntungan hasil peredaran sabu-sabu,” kata Bambang kepada mataairradio.com.

Sementara itu, penyidikan terhadap Komaedi mulai menguak sejumlah informasi penting. Menurut Bambang, 13 klip paket sabu-sabu milik sang tersangka hendak diedarkan kepada pelanggan.

“Barang dari tersangka diedarkan kepada beberapa orang di wilayah Rembang, Juwana, Pati, dan Kudus. Pelanggan tidak kami temukan dari kalangan sopir, tetapi swastawan. Nama-nama pelanggan sudah kami kantongi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bambang juga mengungkapkan bahwa Komaedi hanya merupakan pengedar, bukan sekaligus sebagai pemakai sabu-sabu. Kepada polisi, tersangka mengaku sudah dua tahun terakhir menjadi pengedar.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



2 comments
  1. iwak endok

    Januari 18, 2017 at 9:46 pm

    Tonggo deso ne malah kelas kakap, basmi kabeh pak.., merusak generasi penerus

    Reply
  2. iwak endok

    Januari 18, 2017 at 9:52 pm

    Tonggo deso ne kelas kakap pak polisi, ayo bersihin narkoba sampai akarnya, masyarakat resah ,dan narkoba merusak generasi penerus…

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan