Polisi Tangkap Pembobol Rumah, Dua masih Buron

Kamis, 28 September 2017 | 16:21 WIB

Kasatreskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Polisi menangkap salah seorang dari pelaku pembobol rumah Jarwito warga Dukuh Jeruk Desa Sendangagung Kecamatan Kaliori, sedangkan dua pelaku lain masih diburu.

Tersangka pelaku yang ditangkap bernama Tri Sutrisno (24) warga Dukuh Penggung Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti, Pati. Adapun dua pelaku yang buron adalah Skn (30) dan Lkn (30) warga yang sama.

Tri alias Tenok ditangkap polisi dari daerah Dukuhseti pada baru-baru ini setelah beraksi membobol rumah Jarwito, 11 Agustus 2017. Hingga Kamis (28/9/2017) pagi, ia masih diperiksa polisi.

Tersangka membobol rumah korban untuk melakukan pencurian dengan cara memanjat penyangga penampung air untuk menuju lantai 2 kemudian tersangka mencongkel jendela kamar di lantai itu.

Setelah jendela terbuka, tersangka masuk dan turun ke lantai bawah rumah lalu mencuri sepeda motor Honda Vario, dua ponsel masing-masing merek Lenovo dan Samsung, serta uang tunai Rp440 ribu.

“Usai mencuri, pelaku keluar dan membawa barang-barang tersebut dengan membuka pintu garasi yang terkunci dari dalam, sedangkan penghuni rumah sedang tidur lelap,” kata Kepala Satreskrim Polres Rembang AKP Ibnu Suka.

Polisi mengungkapkan, selain Tri, tersangka lain yang buron yakni Skn juga berperan masuk ke dalam rumah dan memetik barang-barang untuk dicuri, sedangkan Lkn berjaga di depan rumah korban.

Dari penangkapan terhadap tersangka Tri Sutrisno, polisi berhasil menyita barang bukti berupa sepeda motor jenis Honda Vario warna putih perak bernomor polisi K 3033 SM dan satu HP Lenovo.

“Kami masih memeriksa intensif tersangka Tri ini guna mengungkap keberadaan dua buron. Dari pengembangan sementara, komplotan ini baru beraksi pertama kali di Rembang,” papar Kasatreskrim.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan