Polisi Tabrak Pagar SD Padaran Hingga Roboh

Selasa, 1 November 2016 | 15:37 WIB
Ahmad Amin, guru di SD Negeri Padaran mengamati lokasi pagar sekolah yang roboh akibat ditabrak oleh mobil yang dikemudi seorang anggota polisi, Selasa (1/11/2016) subuh. (Foto: Mukhammad Fadlil)

Ahmad Amin, guru di SD Negeri Padaran mengamati lokasi pagar sekolah yang roboh akibat ditabrak oleh mobil yang dikemudi seorang anggota polisi, Selasa (1/11/2016) subuh. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kecelakaan tunggal dialami Mahfuzd, seorang anggota polisi warga Dukuh Tajen Desa Pamotan Kecamatan Pamotan. Mobil yang dikendarainya menabrak pagar SD Negeri Padaran hingga roboh, Selasa (1/11/2016) subuh sekitar pukul 04.00 WIB.

Kepada mataairradio.com, Paonji penjaga sekolah itu menuturkan, Mahfuzd mengemudi mobil dari arah timur menuju barat dengan kecepatan cukup tinggi. Ia mengaku tidak tahu kenapa tiba-tiba mobil itu hilang kendali sehingga menabrak pagar sekolah yang dijaganya.

Menurutnya, meskipun kondisi kendaraan rusak dan remuk di beberapa bagian, namun masih beruntung sang pengemudi selamat. Paonji juga mengungkapkan, Mahfuzd sedang dalam keadaan terburu-buru karena akan menghadiri acara di luar kota.

“(Mobil) Dari arah timur. Sendirian. Lajunya kencang terus tiba-tiba oleng menabrak pohon dan pagar ini. Mobilnya rusak parah, tapi orangnya selamat,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa mobil Mahfudz baru dievakuasi pihak Satlantas Polres Rembang sekitar pukul 05.00 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala SD Negeri Padaran Nurhadi mengatakan akan meminta pertanggungjawaban dari Mahfudz berupa diperbaikinya pagar yang kini roboh tersebut. Ia mengakui belum menghubungi yang bersangkutan.

“Pihak sekolah mintanya ya yang menabrak tanggung jawab. Belum ada menghubungi sama sekali. Tapi tadi saya dengar dari Pak Paonji, pihak penabrak bersedia memperbaiki. Soal kapannya belum dipastikan,” ujarnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan