Polisi Ringkus Jambret Spesialis Perkotaan Rembang

Senin, 27 Februari 2017 | 16:39 WIB

Tersangka pelaku penjambretan spesialis Perkotaan Rembang bernama M Cahya Adi Prasetya (25), warga RT 1 RW 1 Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem. Ia dibekuk di rumahnya pada Minggu (26/2/2017) kemarin. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Aparat dari Satuan Reserse Kriminal Kepolisisan Resor Rembang berhasil meringkus seorang tersangka pelaku jambret yang kerap beraksi di wilayah Perkotaan Rembang.

Tersangka bernama M Cahya Adi Prasetya (25), warga RT 1 RW 1 Desa Sumbergirang Kecamatan Lasem. Ia dibekuk di rumahnya pada Minggu (26/2/2017) kemarin.

Penangkapan tersangka dilakukan antara lain setelah polisi mendapat laporan dari seorang warga Kelurahan Tanjungsari Kecamatan Rembang bernama Nurul Siti Zulaikah (24).

Tas milik Nurul berisi ponsel merek Xiaomi dan Samsung lipat serta dompet berisi uang tunai Rp350 ribu dijambret pelaku, 29 Januari silam di Jalan Wahidin Rembang.

“Korban baru melaporkan kejadian itu empat hari setelah peristiwa tersebut. Begitu mendapat laporan, kami langsung bergerak menyelidiki,” ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rembang AKP Ibnu Suka.

Pada penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan barang bukti berupa dua buah ponsel merek samsung masing-masing tipe GT-E1272 dan Samsung model lipat serta satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, P 1244 SS.

“Pelaku sempat berusaha kabur, namun gagal setelah salah satu anggota kami melepaskan tembakan timah panas ke arah kaki sebelah kanan tersangka.

Setelah kami lakukan penyidikan terhadap tersangka, modus pelaku adalah memepet serta menarik tas korban lalu membawanya kabur,” ungkapnya, Senin (27/2/2017) pagi.

Ia menyebutkan dari hasil penyelidikan polisi, pelaku telah enam kali beraksi di wilayah Rembang Kota. Di antaranya, pada bulan Oktober 2016 di Jalan Pemuda depan Stadion Krida Rembang.

“Saat itu pelaku membawa kabur tas yang berisi ponsel merek Lenovo A6000 dan uang tunai sebesar Rp450 ribu,” bebernya.

Selain itu, di bulan yang sama, pelaku juga beraksi di Jalan Cokroaminoto Rembang. Pelaku membawa kabur uang tunai Rp250 ribu. Kemudian pada bulan November 2016 pelaku kembali beraksi di Jalan Dr Wahidin dengan berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp300 ribu.

“Pada Bulan Desember lalu, perlaku juga beraksi di dua TKP, di Pasar pentungan Jalan Demang Waru dan depan RSUD Rembang masing-masing menggasak uang Rp200 ribu. Dari kelima aksi semua korbannya perempuan, dengan memepet dan membawa kabur tas korban,” tandasnya.

Kasat Reskrim menahan tersangka di sel tahanan Mapolres Rembang. Polisi masih terus melakukan pengembangan kasus tersebut guna ungkap kemungkinan aksi pelaku di tempat lain.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



2 comments
  1. Aminudin maftuh

    Februari 28, 2017 at 6:05 am

    Ada kesalahan dalam penulisan kata didalam isi berita, mohon segera diralat…. Maksudnya itu “uang tunai” atau “utang tunai”

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan