Polisi Patahkan Kemungkinan SIM Berlaku Seumur Hidup

Selasa, 6 Maret 2018 | 17:06 WIB

Antrean pemohon yang hendak menukarkan surat keterangan dengan keping SIM di Kantor Satlantas Polres Rembang, Rabu (4/10/2017). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Polisi hingga sejauh ini mematahkan kemungkinan surat izin mengemudi (SIM) berlaku seumur hidup seperti halnya kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang AKP Ariakta Gagah Nugraha menjelaskan, kompetensi pemohon SIM perlu dicek kembali secara berkala. Kompetensi mengemudi menurutnya bisa berkurang.

Misalnya saja karena bertambahnya usia. Pihak kepolisian menentukan standar waktu per lima tahun untuk mengecek kembali kompetensi mengemudi, sehingga setiap lima tahun sekali, SIM harus diperbarui.

Mengenai batas usia maksimal bisa membuat SIM, Ariakta menyatakan, tidak ada. Selama pemohon masih mampu, misalnya bisa melihat rambu-rambu dan markah jalan dengan jelas, bisa dikabulkan.

“Pembuatan SIM tergantung pada kesehatan pengemudi yang didukung dengan surat keterangan dokter. Banyak warga yang usianya sudah 60 bahkan 70 tahun, tetapi pendengaran dan penglihatannya masih sehat,” katanya.

Hanya saja, untuk usia minimal pembuatan SIM sudah ditentukan berumur 17 tahun. Ditegaskannya pula, hingga Selasa (5/3/2018) ini untuk SIM seumur hidup masih belum tersedia. Baru e-KTP saja yang berlaku seumur hidup.

Kepala Unit Registrasi dan Identifikasi pada Satuan Lalu Lintas Polres Rembang Iptu Setiyanto mengatakan, tingkat pemohon SIM masih berkisar antara 70-80 orang per hari. Pemohon kebanyakan adalah SIM C.

Soal ketersediaan blanko, sejauh ini belum sampai ada lagi kelangkaan seperti pada Agustus dan September 2017. Jika pun blanko kosong, maka pemohon akan dilayani dengan surat keterangan.

 

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan