Polisi Optimistis Ungkap Kasus Perampokan Pedagang Emas dalam Waktu Dekat

Minggu, 5 Juni 2016 | 12:10 WIB
Kapolres Rembang AKBP Sugiarto sesaat sebelum menandatangani berita acara pemusnahan miras di Lapangan Desa Tasikagung Kecamatan Rembang, Minggu (5/6/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

Kapolres Rembang AKBP Sugiarto sesaat sebelum menandatangani berita acara pemusnahan miras di Lapangan Desa Tasikagung Kecamatan Rembang, Minggu (5/6/2016) pagi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Kepolisian Resor Rembang menyatakan optimistis mampu mengungkap kasus perampokan dan pembunuhan Sarno (54), pedagang emas warga Dukuh Sawahan Desa Maguan Kecamatan Kaliori, Minggu 29 Mei lalu.

“Kita optimistis dalam waktu dekat ini terungkap. Kami mohon doa restu dari seluruh masyarakat. Begitu terungkap kami akan langsung sampaikan lewat teman-teman media,” kata Kapolres Rembang AKBP Sugiarto seusai kegiatan pemusnahan miras di Tasikagung, Minggu (5/6/2016) pagi.

Kasus yang membetot perhatian publik karena aksi pelaku yang keji, yakni dengan menguras harta berupa uang dan perhiasan bernilai Rp500 juta lebih dan menghabisi nyawa salah satu korbannya, tepat sudah seminggu ini dalam penanganan polisi.

“Kita masih terus lakukan penyelidikan. Sudah ada progres. Manakala ada perkembangan signifikan, kami akan sampaikan. Soal arah pelaku, masih penyelidikan,” tandasnya yang merupakan mantan Kasatreskrim Polrestabes Semarang.

Kapolres juga menyatakan, belasan saksi yang sudah diperiksa dalam kasus ini, termasuk saksi korban yang merupakan istri dari Sarno masih belum cukup, sehingga diperlukan tambahan saksi lain.

“Untuk saksi, kita cari saksi lagi yang lain. Kita perlu perdalam TKP. Mengungkap curas (pencurian dengan disertai kekerasan, red.) perlu waktu dan ketekunan,” tegasnya.

Sementara itu, menyikapi potensi peningkatan aksi kejahatan menjelang Ramadan, terutama terhadap pedagang emas, Kapolres pun menyatakan telah memerintahkan penggiatan patroli oleh para anggotanya.

“Kalau satu toko emas satu petugas saya kira karena ada juga kemungkinan pelibatan petugas pada operasi yang lain, maka kita adakan patroli saja terus,” imbuhnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan