Polisi Bekuk Tiga Pengedar Sabu-sabu

Jumat, 21 Oktober 2016 | 14:21 WIB
Salah seorang tersangka pelaku pengedar sabu-sabu yang diamankan oleh polisi di Rembang dari SPBU Tasiksono dan tepian Pantura Blimbing, saat diperiksa oleh penyidik Polres Rembang dengan didampingi oleh pengacara, Rabu (19/10/2016). (Foto: mataairradio.com)

Salah seorang tersangka pelaku pengedar sabu-sabu yang diamankan oleh polisi di Rembang dari SPBU Tasiksono dan tepian Pantura Blimbing, saat diperiksa oleh penyidik Polres Rembang dengan didampingi oleh pengacara, Rabu (19/10/2016). (Foto: mataairradio.com)

 

REMBANG, mataairradio.com – Petugas polisi dari Kepolisian Resor Rembang membekuk tiga orang pengedar sabu-sabu dari dua lokasi serta jaringan yang berbeda, baru-baru ini.

Menurut informasi yang dihimpun, dua orang pengedar diamankan dari sebuah SPBU di bilangan Desa Tasiksono Kecamatan Lasem, sedangkan seorang pengedar lainnya ditangkap dari tepi Jalan Pantura wilayah Desa Blimbing Kecamatan Sluke.

Tersangka yang ditangkap di SPBU pada Rabu (19/10/2016) tersebut berprofesi sebagai sopir masing-masing Tri Asmara Dada Hartono warga Desa Sarirejo dan Heru Susanto warga Desa Kutoharjo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal.

Adapun tersangka yang diamankan dari tepi Pantura Blimbing adalah Nurhadi Prayitno warga desa setempat. Nurhadi adalah pengedar dalam jaringan Jawa Timur, sedangkan Tri dan Heru disebut sebagai jaringan Semarang.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Rembang AKP Bambang Sugito mengungkapkan, dari tangan Nurhadi polisi menyita sepaket sabu-sabu senilai Rp600.000.

“Dari tangan Nurhadi kami juga mengamankan satu unit ponsel, uang tunai Rp59.000, dan sepeda motor jenis Honda Supra H 2276 QG sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Sementara dari dua tersangka jaringan Semarang, pihaknya mengamankan sepaket sabu-sabu seberat enam gram lebih senilai Rp12 juta lebih, satu unit mobil jenis Toyota Avanza H 9011 HM, dan uang tunai Rp315.000.

“Ketiga tersangka ini kami ancam dengan Pasal 114 dan 112 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya 14 tahun penjara,” tegasnya.

Bambang menambahkan, ketiga tersangka pengedar sabu-sabu yang ditangkap ini merupakan jaringan berbeda dari penangkapan tiga orang pengedar yang sebelumnya diamankan dari area Rumah Makan Robyong Sluke, beberapa pekan lalu.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan