Polisi Ajari Anggota TNI Berkendara secara Benar

Rabu, 14 Maret 2018 | 17:13 WIB

Satuan Lalu Lintas Polres Rembang mengajari 60 anggota TNI dari Kodim setempat tentang tata cara berkendara secara benar di jalan raya pada Rabu (14/3/2018) pagi. (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradio.com – Satuan Lalu Lintas Polres Rembang mengajari 60 anggota TNI dari Kodim setempat tentang tata cara berkendara secara benar di jalan raya pada Rabu (14/3/2018) pagi.

Kepala Satlantas Polres Rembang AKP Ariakta Gagah Nugraha menjelaskan, anggota TNI dipilih sebagai sasaran karena banyak kasus kecelakaan yang melibatkan anggota TNI mapun Polri sendiri.

Kegiatan dalam rangkaian Operasi Keselamatan Candi 2018 ini juga mengetengahkan etika berlalu lintas. Polisi menyosialisasikan pula poin pelanggaran yang sering mengakibatkan laka lantas di jalan raya.

“Banyak sekali dari anggota Polri dan TNI yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas, sehingga dipandang perlu ada sosialisasi safety riding kepada rekan-rekan kita anggota TNI,” kata Kasatlantas.

Komandan Kodim 0720 Rembang Letnan Kolonel (Arh) Andi Budi Sulistianto menilai, sosialisasi yang diberikan oleh Satlantas kepolisian resor setempat bermanfaat bagi anggotanya.

Ia mengakui, banyak dari anggotanya, termasuk keluarga anggota TNI yang terlibat kecelakaan lalu lintas karena belum memahami cara berkendara secara baik dan benar.

“Setelah sosialisasi ini, harapan kami angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anggota TNI di Kabupaten Rembang dapat berkurang,” ujarnya.

Operasi Keselamatan Candi digelar secara serentak di seluruh Indonesia sejak 5 Maret hingga 25 Maret mendatang. Pada operasi ini, polisi mengutamakan pembinaan dan penyuluhan.

Selebihnya, polisi melakukan pencegahan dan penindakan atau penilangan. Porsinya, 60 persen pembinaan dan penyuluhan, 20 persen pencegahan, dan 20 persen penindakan.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan