PMI Rembang Segera Miliki Gedung Baru UTD

Jumat, 30 November 2012 | 22:35 WIB

PMI Rembang Segera Miliki Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) Baru

REMBANG – MataAirRadio.net, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang akan memiliki gedung Unit Transfusi Darah(UTD) baru setelah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat setuju mengucurkan anggaran Rp900juta pada 2013.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Rembang, dokter Rohmat Isnaeni kepada reporter MataAir Radio, Jumat (30/11) mengungkapkan, kucuran anggaran sebesar Rp900juta itu digunakan untuk pembangunan gedung UTD baru sebesar Rp700juta dan pengadaan satu unit mobil ambulans senilai Rp200juta.

Menurut dokter Rohmat, saat ini fasilitas atau infrastruktur di PMI Rembang sangat kurang, sehingga kehadiran satu mobil ambulans untuk UTD PMI itu diharapkan bisa meperlancar sarana transportasi mengingat kebutuhan akan darah semakin meningkat.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera ini pun menyatakan, kucuran anggaran Rp900juta untuk PMI Kabupaten Rembang tak lantas bisa diartikan sebagai tidak diprioritaskannya pembangunan banyak gedung sekolah rusak di kabupaten ini. Sebab, dana alokasi khusus telah banyak teralokasi untuk kepentingan rehabilitasi sekolah rusak seperti di Kragan dan Sarang pada 2013.

Dengarkan rekaman di sini.

Sekretaris PMI Kabupaten Rembang, Edi Murwanto menyatakan, pembangunan gedung baru UTD sudah sangat mendesak, sebab di gedung UTD yang sekarang, ada banyak peralatan yang membutuhkan tempat lebih luas.

Kelak, menurut Edi, gedung baru unit transfusi darah akan berkelas nasional sebagaimana standar anyar Palang Merah Indonesia. Adapun pengadaan satu mobil ambulans baru akan dimanfaatkan untuk menunjang operasional PMI dan untuk kebutuhan lain, misalnya kesiapsiagaan bencana.

Dengarkan rekaman di sini.

Seperti diketahui, PMI Kabupaten Rembang sudah lama mengidamkan sebuah gedung baru untuk keperluan unit instalasi darah. Sejauh ini, gedung untuk unit transfusi darah hanya menempati bangunan sempit di sisi timur gedung PMI Kabupaten Rembang.

Setiap ada pendonor yang banyak datang, maka mereka harus siap mengantre dan berdesakan atau memilih menunggu terlebih dahulu di luar ruang UTD lantaran sempitnya ruangan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan