PKL Alun-alun Wajib Sediakan Daftar Menu dan Harga

Selasa, 26 April 2016 | 16:04 WIB
Lapak pedagang di sisi utara Alun-alun Rembang yang hendak ditertibkan namun gagal pada Senin (26/1/2015) malam. (Foto: Pujianto)

Lapak pedagang di sisi utara Alun-alun Rembang yang hendak ditertibkan namun gagal pada Senin (26/1/2015) malam. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairrradio.com – Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Alun-alun Rembang wajib menyediakan daftar menu dan harga bagi para pengunjung.

Kewajiban tersebut terungkap dari pertemuan antara para PKL dengan Satpol PP Rembang di Aula Satuan Polisi Pamong Praja setempat, Selasa (26/4/2016) pagi.

Setiap PKL tampak menuangkan pernyataan kesanggupan menyediakan daftar menu dan harga pada lembar yang disediakan oleh pihak Satpol PP. Ada sekitar 40 PKL yang mengikuti pertemuan tersebut.

Kepala Seksi Penegak Perda Satpol PP Rembang Sudarno mengatakan, daftar menu dan harga diperlukan demi kenyamanan pengunjung dan guna menekan potensi permainan harga oleh PKL.

“Sebab, kalau terus-terusan tidak ada daftar menu dan harga, pengunjung bisa bingung dan was-was ketika jajan. Bingung menu apa saja yang bisa dilayani, was-was karena nggak tahu harganya berapa,” terangnya.

Namun dari pertemuan tersebut, tidak ada kesepakatan mengenai tenggat waktu bagi para PKL untuk menyediakan daftar menu dan harga bagi para pengunjung alun-alun.

“Tidak ada tenggat waktunya. Tapi mereka menyatakan siap menyediakan daftar menu dan harga. Meskipun demikian, kami berharap agar para pedagang bisa secepatnya merealisasikan,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, pihak Satpol PP Rembang mengangkat pula persoalan gerobak sejumlah PKL yang ditinggal begitu saja setelah dipakai untuk berjualan.

“Kami juga berikan pesan khusus agar PKL tidak meninggalkan lapak dagangannya. Ada 3 titik yang biasa ditinggali; di utara SD Kutoharjo, di dekat SD 4 Kutoharjo, dan bagian barat alun-alun, dekat taman,” imbuhnya.

Terhadap lapak yang ditinggal tersebut, Sudarno mengancam akan mengangkutnya secara paksa ke Markas Satpol PP jika tidak segera ditertibkan oleh pemiliknya.

“Saya tidak dilapori masyarakat. Saya lihat sendiri, gerobak ditinggali begitu, sehingga mengganggu ketertiban. Kami sudah sampaikan ke para PKL, sehingga kalau setelah ini tidak diindahkan, kami akan angkut paksa,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan