Pilkada Rembang 2020 Terancam Batal

Rabu, 11 September 2019 | 19:41 WIB
ilustrasi. (foto: okezone.com)

REMBANG, mataairradio.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Rembang tahun 2020 terancam batal, sebab nilai anggaran yang digelontorkan pemerintah setempat kepada penyelenggara pemilihan terbilang minim.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Rembang, Ika Iqbal Fahmi mengatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran sebesar Rp29 miliar untuk penyelenggaran Pilkada 2020 mendatang.

Ia melanjutkan, namun nilai anggaran yang digelontorkan oleh Pemkab Rembang kurang dari jumlah yang diajukan, yakni senilai Rp18,2 miliar.

Sebagai pihak penyelenggara Pilkada, KPU Rembang mengaku tidak berani melaksanakan hajatan demokrasi lima tahunan tersebut dengan biaya yang minim.

Ika mengatakan, berdasarkan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 menerangkan, per 1 Oktober 2019 setiap Kabupaten/Kota yang menggelar Pilkada harus sudah meneken NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah).

“Artinya per tanggal tersebut harus sudah ditentukan alokasi anggaran untuk pelaksanaan Pilkada 2020,” ujarnya kepada mataairradio.com, baru-baru ini.

Iqbal menegaskan, apabila alokasi anggaran masih di angka Rp18,2 miliar pihaknya kesulitan untuk merasionalisasi anggaran di lapangan.

“Ya artinya begini, kalau anggaran terlalu minim kita tidak berani melaksanakan dan bisa terancam gagal.

Harapannya ada titik temu sehingga persoalan anggaran ini tidak berlarut-larut mengingat tahapan Pilkada akan segera dimulai,” tegasnya.

Penulis: Mohammad Siroju Munir
Editor : Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan