Petugas Sensus Ekonomi di Rembang Temui Kendala

Senin, 2 Mei 2016 | 17:17 WIB
BPS Rembang menggelar Sensus Ekonomi 2016 mulai 1-31 Mei mendatang, antara lain untuk memotret kondisi perekonomian di Kabupaten Rembang. (Foto: Pujianto)

BPS Rembang menggelar Sensus Ekonomi 2016 mulai 1-31 Mei mendatang, antara lain untuk memotret kondisi perekonomian di Kabupaten Rembang. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Petugas Sensus Ekonomi 2016 dari pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Rembang sempat menuai kendala karena mengawali tugas per Minggu 1 Mei kemarin.

Mereka tidak berhasil menyensus puluhan responden karena yang bersangkutan sedang tidak berada di rumah pada Minggu (1/5/2016), sehingga mesti datang lagi dan mendata ulang pada Senin (2/5/2016).

Kepala BPS Rembang Moh Saichudin mengatakan, meskipun harus mendata ulang, para petugas tidak mengalami kesulitan.

Pasalnya, keluarga yang luput pada pendataan hari pertama sudah ditandai secara khusus oleh petugas.

“Kami memaklumi banyak responden yang terpaksa didata ulang. Sebab, sensus dimulai pada hari Minggu di mana banyak warga yang usahanya sedang tutup. Tapi secara keseluruhan tidak ada masalah,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dalam sensus tahun ini total terdapat 519 petugas yang turun ke lapangan. Jumlah tersebut terdiri atas 386 orang PCL (Petugas Pencacah Lapangan) dan 133 orang Petugas Pemeriksa Lapangan (PML).

Satu petugas pencacah rata-rata akan menyensus dua hingga tiga blok. Satu blok dalam sensus, biasanya terdiri dari 100 keluarga, sehingga tiap petugas dalam Sensus Ekonomi 2016 akan mendata, setidaknya 200 keluarga.

“Kami menargetkan lebih dari 60.000 responden yang terdata pada sensus ekonomi kali ini. Sebab, sensus terakhir sebelumnya terdapat 60.000data yang masuk. Paling banyak responden berada di wilayah perkotaan,” bebernya.

Sesuai target, 519 petugas sensus sudah harus menyelesaikan pendataan paling lambat pada 31 Mei mendatang.

Setelah diserahkan kepada BPS Kabupaten Rembang, selanjutnya data mentah tersebut akan diolah menjadi data yang siap digunakan.

Sesuai target paling akhir penyelesaian sensus adalah 31 Mei mendatang. Namun, berdasarkan koordinasi petugas, mereka optimistis 20 Mei ini semua data sudah masuk.

“Kami juga menerjunkan sebanyak 32 petugas BPS untuk memantau di lapangan,” pungkasnya.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan