Petani Tembakau Nakal Terancam Diputus Kemitraan

Minggu, 16 September 2012 | 12:24 WIB

REMBANG, mataairradio.net- APTI Rembang mengimbau para petani agar tidak menerima titipan tembakau dari luar daerah dan mencampurnya dengan tembakau marem serta nekat menjualnya ke perusahaan mitra demi mendapatkan keuntungan besar sesaat.

“Petani mitra yang nekat nakal seperti itu, bisa diputus jalinan kemitraannya dengan PT Sadana,” ungkap Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Rembang, Maryono, Ahad (16/9).

Imbauan itu, kata Maryono, seiring sinyal masuknya tembakau luar daerah yang dicampur dengan tembakau marem dan dijual ke perusahaan mitra.

“Petugas grade PT Sadana mencurigai adanya tembakau dengan model rajangan berbeda serta lain varietas dan mengandung pestisida tinggi yang turut di-bal petani,” bebernya.

Tembakau luar daerah, lanjut dia, rawan masuk ke Rembang karena “emas hijau” itu dihargai tinggi di sini.

“Kami berharap petani bisa menjadi mitra yang baik. Mitra yang saling menghormati komitmen. Jika nakal, rugi sendiri,” pungkasnya. (Pujianto)

———-

mataairradio.net! satuspersen rembang




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan