Petani Tembakau Bunuh Diri, Motifnya Tanda Tanya

Rabu, 7 September 2016 | 22:17 WIB
Kanitreskrim Polsek Sumber Aiptu Herman (kiri) bersama petugas forensik dari Satreskrim Polres Rembang saat melakukan olah tempat kejadian perkara petani tembakau yang bunuh diri dengan cara menggantung dengan seutas tali pada pohon mangga di Desa Randuagung kecamatan setempat, Selasa (6/9/2016) petang. (Foto: Pujianto)

Kanitreskrim Polsek Sumber Aiptu Herman (kiri) bersama petugas forensik dari Satreskrim Polres Rembang saat melakukan olah tempat kejadian perkara petani tembakau yang bunuh diri dengan cara menggantung dengan seutas tali pada pohon mangga di Desa Randuagung kecamatan setempat, Selasa (6/9/2016) petang. (Foto: Pujianto)

 

SUMBER, mataairradio.com – Seorang petani tembakau di Desa Randuagung Kecamatan Sumber melakukan bunuh diri pada Selasa (6/9/2016) petang kemarin, tetapi tentang motifnya masih menjadi tanda tanya.

Pelaku bunuh diri bernama Sugeng (48). Warga menemukannya tergantung tanpa nyawa pada pohon mangga di sekitar persawahan, sebelah barat dukuh setempat, selepas magrib.

Menurut keterangan yang dihimpun di lapangan, Sugeng masih sempat diketahui berada di kebun tembakaunya pada sekitar asar. Tetapi hingga menjelang magrib, ia tak kunjung pulang.

Marjud dan Marijan, warga setempat bersama warga lainnya segera mencari pelaku, sehingga akhirnya pada selepas magrib atau sekitar pukul 18.30 WIB, pelaku ditemukan bunuh diri, menggantung pada seutas tali tampar warna biru.

Pelaku yang bertinggi badan sekitar 1,5 meter, tergantung pada ketinggian 2,2 meter dari tanah hingga telapak kaki, sedangkan jarak simpul tali ke tanah 3,7 meter.

Dari hasil pemeriksaan petugas medis, Rubiyanto, dari Puskesmas Sumber, di tubuh korban tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, keadaan korban mengeluarkan air mani dari kemaluan, serta lidah menjulur keluar.

Setelah dilakukan pemeriksaan, korban meninggal disebabkan karena bunuh diri, selanjutnya jenazah korban oleh Polsek Sumber diserahkan kepada pihak keluarga korban guna dimakamkan di TPU desa setempat.

Kapolsek Sumber AKP Suhendi Tirta menyatakan bahwa yang bersangkutan murni bunuh diri. Adapun motif atau alasan pelaku bunuh diri, ia belum bisa mengungkapkannya secara pasti.

“Kalau alasan utang-piutang, saya kira tidak, karena pelaku termasuk keluarga mampu. Tetapi beberapa warga, tetangganya, menyebutkan ada kemungkinan soal hasil panen tembakaunya yang kurang bagus. Tetapi itu masih belum pasti,” ungkap Kapolsek.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan