Pesta Miras, Belasan Remaja Diamankan

Rabu, 13 Juli 2016 | 15:11 WIB
Belasan remaja diamankan satgas dari Polres Rembang karena pesta miras di lapangan Desa Ketanggi Kecamatan Rembang, Rabu (13/7/2016) dini hari. (Foto: Pujianto)

Belasan remaja diamankan satgas dari Polres Rembang karena pesta miras di lapangan Desa Ketanggi Kecamatan Rembang, Rabu (13/7/2016) dini hari. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Sebanyak 15 remaja di antaranya masih di bawah umur diamankan oleh satuan tugas dari Kepolisian Resor Rembang dari lapangan Desa Ketanggi Kecamatan Rembang lantaran pesta miras, Rabu (13/7/2016) dini hari.

Saat diamankan dan dibawa ke Mapolres setempat, mereka dalam keadaan mabuk berat. Seorang dari mereka adalah remaja putri di bawah umur yang baru tiba di lapangan desa tersebut dengan berboncengan tiga, tetapi juga berada dalam pengaruh alkohol.

Selain mengamankan 15 remaja dalam keadaan mabuk berat tersebut, petugas polisi juga turut mengangkut dua orang remaja yang cangkruk di depan salah satu warnet di wilayah barat Kecamatan Rembang. Keduanya ikut digaruk karena dikhawatirkan terkait niat aksi kejahatan.

Kasat Reserse Kriminal Kepolisian Resor Rembang AKP Eko Adi Pramono yang memimpin operasi dini hari itu menjelaskan, pengamanan terhadap para remaja tersebut dilatari oleh sejumlah kasus kriminal yang terjadi di wilayah Kecamatan Rembang dalam sepekan terakhir.

“Kasus kriminal berupa pencurian burung berkicau di Tireman, lalu pencurian pesawat televisi di Sumberjo, dan kasus tindak kejahatan lainnya di wilayah Kecamatan Rembang, terjadi pada dini hari. Pengamanan mereka itu sebagai antisipasi tindak kejahatan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, belasan remaja yang pesta miras tersebut diketahui berasal dari berbagai kecamatan seperti Rembang, Kaliori, Sumber, dan Sedan serta tidak diketahui secara pasti hubungan pertalian sehingga mereka bisa bertemu dan melakukan tindakan tidak terpuji.

“Mereka mengatakan ketemu di jalan lalu pesta miras. Tetapi apakah mereka terkait atau tidak terkait dengan tindak kejahatan pada akhir-akhir ini, kami masih dalami. Oleh karena itu, begitu kita amankan, kita data mereka,” paparnya.

Pihak kepolisian mengemukakan, meskipun kelompok remaja yang pesta miras belum tentu terlibat aksi kriminal, tetapi tindak kejatahan sering kali turut dipengaruhi oleh kendali minuman beralkohol tinggi.

“Setelah kita data, mereka dibina oleh pihak Satuan Binmas Polres Rembang. Begitu selesai, kita kembalikan ke orang tua mereka yang sebelumnya telah kita panggil,” tandasnya kepada reporter mataairradio.

Sementara itu, remaja putri yang diamankan karena tengah mabuk minuman keras itu mengaku berasal dari Kabupaten Kudus dan mengakui kenal dengan remaja laki-laki yang sama-sama mabuk berat dini hari itu.

Ia pun mengaku sempat ketahuan oleh orang tuanya minum minuman beralkohol tinggi dan sempat pula diperingatkan, tetapi kelakuan seperti itu diulanginya setelah diajak kencan oleh teman-temannya di Rembang.

“Saya bukan anak punk, tetapi senang di jalanan. (Setelah dibina) Rencana ya pulang ke rumah (Kudus, red.). Memang saya kenal dengan beberapa orang yang minum bersama,” ungkapnya yang ketika dipapar di depan Ruangan Satrekrim Polres Rembang mengenakan kaos dan celana sepaha.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan