Perusahaan Terapkan UMK di Rembang Masih Minim

Rabu, 30 November 2016 | 17:46 WIB
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rembang Waluyo menyosialisasikan UMK 2017 kepada para pengusaha di daerah ini, Rabu (30/11/2016). (Foto: Mukhammad Fadlil)

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rembang Waluyo menyosialisasikan UMK 2017 kepada para pengusaha di daerah ini, Rabu (30/11/2016). (Foto: Mukhammad Fadlil)

 

REMBANG, mataairradsio.com – Jumlah perusahaan menerapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Rembang masih tergolong minim karena dari 400 perusahaan, hanya sekitar 25 persen yang melaksanakannya.

“Perusahaan dengan skala menengah ke atas sudah menerapkan UMK, sedangkan yang menengah ke bawah belum,” ungkap Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rembang Waluyo.

Ia menyebutkan, UMK Rembang 2017 ditetapkan Rp1.408.000 oleh Gubernur Jawa Tengah, setelah sebelumnya disepakati melalui rapat dengan melibatkan unsur pengusaha, buruh, akademisi, dan Pemkab Rembang.

Tingkat UMK yang ditetapkan untuk Kabupaten Rembang ini menempati urutan tiga dari bawah, di atas Kabupaten Banjarnegara yang berada di posisi paling dasar, dengan UMK Rp1.370.000.

Sementara tiga teratas UMK Jawa Tengah, ditempati oleh Kota Semarang Rp2.125.000, Demak Rp1.900.000, dan Kabupaten Kendal sebesar Rp1.774.867.

“Setelah UMK 2017 ditetapkan, maka kami mengimbau kepada semua pengusaha agar segera mengatur skala dan struktur pelaksanaan UMK, seusai dengan pendidikan, skill, dan jabatan pekerja,” katanya.

Waluyo juga mengingatkan pihaknya akan memberi sanksi sesuai aturan yang telah berlaku terhadap perusahaan-perusahaan yang nakal alias yang tidak memberi gaji setidaknya sesuai upah minimum kabupaten.

“Sanksi tegasnya berupa pencabutan administrasi perusahaan. Karena itu, kami akan terus melakukan pengawasan dan sosialisasi agar setiap perusahaan menjalankan ketentuan UMK,” tegasnya.

 

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



One comment
  1. Ari

    Desember 1, 2016 at 1:14 pm

    Ada Perusahaan Pasir di Sarang yg bertahun tahun gaji bieuh maupun karyawan tidak memenuhi standart

    Reply

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan