Persoalan TPA Rawan Gelincirkan Adipura Rembang 2016

Selasa, 22 Maret 2016 | 18:36 WIB
Kepala BLH Rembang Purwadi Samsi. (Foto: Pujianto)

Kepala BLH Rembang Purwadi Samsi. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Persoalan pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Kabupaten Rembang rawan menggelincirkan target untuk memboyong Piala Adipura pada tahun 2016.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rembang Purwadi Samsi mengklaim, secara persiapan dari sisi pemilahan sampah, kebersihan jalan, sungai terbuka, dan perumahan, lebih baik tahun ini daripada tahun lalu.

“Secara persiapan, tahun ini kami lebih siap,” katanya kepada reporter mataairradio.

Namun ia menyebutkan, jika nanti pengelolaan TPA di wilayah Desa Landoh Kecamatan Sulang dianggap buruk sehingga nilainya di bawah 74 poin, maka sebagus apa pun nilai untuk item penilaian yang lain, akan menjadi percuma.

“Sebab, jika nilai TPA kurang dari 74, maka akan langsung gugur,” terangnya.

Purwadi menegaskan, pengelolaan TPA menjadi kewenangan di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang.

Sementara itu, pemilahan sampah yang dibuang di TPA, sudah dikelola secara baik. Dilakukan pula penutupan dengan tanah pada beberapa titik yang dianggap kurang.

Dalam menyongsong penilaian tahap pertama pada Kamis 24 Maret nanti, pihak BLH mengklaim, Rembang sudah siap, terutama di TPA.

Namun jika di luar penilaian itu, ada penilaian lagi yang mendadak, ia tidak berani memastikan kesiapannya. Terkait ini, ia akan berkoordinasi dengan DPU.

“Setelah penilaian tahap pertama Kamis (24/3/2016) nanti, akan dilakukan penilaian tahap kedua pada bulan Mei mendatang,” sebutnya.

Dengan demikian pada bulan Juni 2016, sudah akan bisa diketahui hasilnya, apakah Rembang kembali dianugerahi Adipura atau tidak mendapat penghargaan seperti tahun lalu.

Berdasarkan jadwal, penilaian tahap pertama akan menyisir tingkat kebersihan di sepanjang Jalan Wahidin hingga Soetomo serta Jalan Gajahmada hingga Soedirman.

“Ada juga dua jalan yang dijadikan cadangan penyisiran kebersihan yaitu Jalan Slamet Riyadi dan Mas Mansur,” imbuhnya.

Adapun untuk penyisiran kebersihan perumahan, hampir semua perumahan disiapkan seperti Perum Sumber Mukti dan Permata Hijau.

Begitu pun ruang terbuka hijau, rencana penyisiran di RTH GOR Mbesi dan selatan RSUD Rembang, sudah dipersiapkan.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan