Perempuan Cantik Ini Diperkosa Sebelum Dibunuh?

Jumat, 30 November 2012 | 21:53 WIB

Ilustrasi Korban Pembunuhan dan pemerkosaan

KALIORI – MataAirRadio.net, Seorang wanita muda berparas cantik ditemukan tergeletak dalam kondisi tanpa nyawa dan busana di tepi ruas jalan Pantura, turut Dusun Dresen Desa Purworejo Kecamatan Kaliori Kabupaten Rembang, Jumat (30/11) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Mayat wanita yang diperkirakan berumur kurang dari 30 tahun itu, kali pertama ditemukan oleh Suraspin, warga RT 4 RW 1 Dusun Dresen Desa Purworejo, saat sedang akan mencari rumput.

Suraspin kepada reporter MataAir Radio mengungkapkan, saat itu sekitar pukul 16.00 WIB, dirinya tiba-tiba melihat tetesan darah. Ragu dengan apa yang dilihatnya, Suraspin mengaku langsung mendekat.

Ternyata, tak jauh dari tetesan darah yang sudah mengering itu, Suraspin menemukan sesosok mayat wanita tergeletak dalam kondisi telanjang dengan hanya terlilit kaos berwarna hijau bergaris di bagian atas badannya, dan sudah tidak lagi bernyawa.

Suraspin segera mengabarkan apa yang dilihatnya itu kepada warga lain sebelum akhirnya menginformasikannya ke pihak Kepolisian Sektor Kaliori. Sebentar kemudian, lokasi setempat pun gempar.

Dengarkan rekaman di sini.

Sementara itu, Kaur Bin Ops Satuan Reserse dan Kriminal Polres Rembang Inspektur Satu Polisi Wahdah Maulidiawati menjelaskan, pihaknya langsung melakukan identifikasi intensif terhadap korban dengan segera membawanya ke RSUD dr R Soetrasno Rembang untuk diautopsi.

Pihaknya memperkirakan, melihat kondisi mayat korban yang masih cukup segar, diperkirakan pembunuhan baru berlangsung pada malam hari sebelumnya. Apalagi, enam meter dari tempat ditemukannya korban, ditemukan juga ceceran darah.

Dengarkan rekaman di sini.

Inspektur Satu Polisi Wahdah Maulidiawati menambahkan, pihaknya juga belum bisa memastikan apakah korban sempat diperkosa sebelum dibunuh. Namun dari luka gores di tangan kiri dan luka tusuk di dada bagian kiri, korban sempat berusaha melawan sebelum dibunuh. (Pujianto)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan