Perbarindo Gelar Festival Literasi Keuangan di Rembang

Senin, 16 September 2019 | 23:51 WIB
Perserikatan bank perkreditan rakyat Indonesia (Perbarindo) menggelar festival literasi keuangan di Alun-alun Rembang pada, Ahad (15/9/19) pagi. (Fot: mataairradio.com)

REMBANG, mataairradio.com – Perserikatan bank perkreditan rakyat Indonesia (Perbarindo) menggelar festival literasi keuangan di Alun-alun Rembang pada, Ahad (15/9/19) pagi.

Festival tersebut merupakan festival perdana yang digelar oleh Perbarindo.

Kegiatan yang diberi nama, “BPR Bank Sahabat Anak Negeri” tersebut dipersembah oleh Perbarindo di tiga Kabupaten. Diantaranya yaitu Grobogan, Blora, dan Rembang.

Rangkaian kegiatannya adalah jalan santai dengan peserta warga masyarakat Rembang, serta para nasabah, dan panggung hiburan.

Ketua Dewan Komisariat Perbarindo Pati, Arif Syamsul Huda mengatakan, melalui kegiatan tersebut pihaknya ingin mengenalkan masyarakat Rembang mengenai edukasi literasi keuangan. Ia berharap, sehingga masyarakat sadar akan kehadiran jasa keuangan bank perkreditan.

“Ini upaya kami untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat. Tujuannya masyarakat itu paham dan mengerti tentang jasa keuangan. Khususnya perbankan,” katanya.

Bupati Rembang Abdul Hafidz yang hadir dalam kegiatan tersebut mengaku akan ikut mempromosikan keberadaan BPR (Bank Perkreditan Rakyat) dan sejumlah Bank Perkreditan lainnya.

Menurut Bupati, dengan adanya BPR di sebuah wilayah, turut menyumbang peningkatan perekonomian.

“Ini tentu ada konsekuensi yang harus kita tindak lanjuti. Bagaimana kita bisa menyadarkan masyarakat untuk menabung, bagaimana kita mempromosikan apa-apa yang sudah menjadi di BPR, baik itu BKK bank pasar atau yang lain. Sehingga tatanan ekonomi di semua tingkatan, sampai di tingkatan RT bisa tertata dengan baik,” terangnya.

Penulis: Mukhammad Fadlil
Editor: Mukhammad Fadlil

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan