Penyelesaian Proyek Rumah Dinas Bupati Terancam Molor

Kamis, 13 Oktober 2016 | 09:34 WIB
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Rembang Sugiharto (kanan) berbincang dengan pelaksana proyek pembangunan rumah dinas Bupati Rembang ketika inspeksi pada Rabu (12/10/2016). Progres pekerjaan terbilang lamban karena sejauh ini pekerjaan masih berkutat pada penyelesaian pilar-pilar bangunan. (Foto: Pujianto)

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Rembang Sugiharto (kanan) berbincang dengan pelaksana proyek pembangunan rumah dinas Bupati Rembang ketika inspeksi pada Rabu (12/10/2016). Progres pekerjaan terbilang lamban karena sejauh ini pekerjaan masih berkutat pada penyelesaian pilar-pilar bangunan. (Foto: Pujianto)

 

REMBANG, mataairradio.com – Penyelesaian proyek pembangunan rumah dinas Bupati Rembang terancam molor dari jadwal yang ditentukan, 9 Desember 2016. Pasalnya, saat sekarang progres pembangunannya saja disebut baru sekitar 20 persen.

Tim dari Komisi A DPRD Kabupaten Rembang yang melakukan inspeksi guna mengetahui progres pekerjaan dan mutu pengerjaan proyek itu kecewa dengan lambannya pelaksanaan pembangunaan rumah dinas bupati.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Rembang Puji Santoso mengatakan sisa waktu dua bulan perlu disikapi oleh pihak pelaksana proyek untuk menambah tenaga kerja atau menambah jam kerja.

“Pelaksana proyek harus menambah progres pekerjaan. Bisa dengan cara mengawali kerja lebih pagi atau menerapkan kerja lembur terhadap pekerjaan yang bisa digarap pada malam hari seperti pembesian. Itu areal luas dan lampu penerangan cukup, jadi bisa kerja malam,” katanya.

Mengenai kemungkinan mutu proyek tergadaikan ketika pekerjaan dikebut, Puji mengatakan bahwa pengawas proyek perlu intensif hadir guna mengecek, misalnya kualitas beton bangunan. Pengawas disarankan membawa hammer test guna mengecek beton masuk standar atau tidak.

“Jika molor, maka saya sudah tegaskan kepada pelaksana proyek, akan kita usulkan pemberlakuan denda. Per hari berapa begitu. Ancaman ini sudah diketahui pelaksana proyek agar diketahui direktur PT-nya,” tegasnya.

Atas peringatan dari tim Komisi A DPRD tersebut, pihak pelaksana proyek menyatakan kesiapan untuk memacu progres pekerjaan. Sementara piha Komisi A pun berkomitmen memantau progres proyek tersebut per dua minggu.

Proyek rumah dinas bupati Rembang dikerjakan PT Dinasti Praja Kencana dari Pati. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Rumah Rumah Dinas Bupati, Ismail, menyebutkan anggaran pembangunan rumdin ini Rp4,77 miliar.

Rumah dinas tersebut akan dilengkapi dengan 12 kamar, garasi, dan pos jaga. Proyek tersebut dimulai 13 Agustus 2016 dengan masa pekerjaan selama 120 hari atau hingga 9 Desember 2016.

 

Penulis: Pujianto
Editor: Pujianto




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan