Informasi Penemuan Satu Lagi ABK Sumber Rejeki Putra 2 Didalami

Jumat, 18 Januari 2013 | 15:47 WIB

REMBANG – MataAirRadio.net, Pos TNI Angkatan Laut Rembang menyatakan tengah mendalami informasi yang menyebut ditemukannya seorang awak Kapal Motor Sumber Rejeki Putra 2 oleh seorang nelayan di Pulau Desa Masalima, Kabupaten Sumenep, Madura.

Komandan Posal Rembang, Letnan Dua Hartono kepada reporter MataAir Radio, Jumat (18/1) pagi mengungkapkan, informasi penemuan seorang awak lain dari Kapal Sumber Rejeki Putra 2 tersebut diterima pihaknya dari Paguyuban Nelayan Tasikagung, Patra, yang saat ini tengah berlabuh di kawasan perairan dekat Pulau Masalima.

Dalam informasi tersebut disebutkan, nelayan Pulau Desa Masalima mengaku menemukan seseorang dalam kondisi meninggal dunia, yang diduga merupakan salah satu ABK Sumber Rejeki Putra 2. Dari informasi itu pula, dugaan diperkuat dengan penemuan pas kapal tak jauh dari temuan mayat tersebut.

Letnan Dua Hartono menyatakan, jika informasi tersebut benar, maka mayat yang ditemukan tersebut diduga kuat merupakan nahkoda Kapal Sumber Rejeki Putra 2. Sebab biasanya, pas kapal dibawa oleh nahkoda kapal yang merangkap sebagai juru mudi.

Namun karena nahkoda di kapal tersebut ada dua orang yakni Ahmad Damari dan Subakir, maka pihaknya belum bisa memastikan siapa dari keduanya yang sudah ditemukan mayatnya. Terlepas dari perkiraan tersebut, pihak Posal Rembang kini fokus mendalami kebenaran informasi tersebut. Apalagi, pemberi informasi yang konon mengaku sebagai Kades Masalima, sejauh ini juga sulit dikonfirmasi.

Senada dengan Komandan Posal Rembang, Kepala Desa Tasikagung Supolo juga meragukan informasi tersebut. Keraguan itu, kata Supolo, antara lain karena kesulitan pihaknya mengonfirmasi kabar tersebut.

Supolo menyebutkan, saat pihaknya mencoba menelpon si pemberi kabar yang mengatasnamakan Kades Masalima, yang bersangkutan memintanya menghubungi melalui layanan pesan singkat atau SMS saja. Selain itu, ada beberapa informasi yang tidak cocok dengan keadaan semestinya. Misalnya, data pada pas kapal. Dari salinan pas kapal yang masih dipegang pihaknya disebutkan Kapal Sumber Rejeki Putra 2 adalah milik Ahmad. Padahal, kapal tersebut milik Haji Basir dan itu tertuang di pas kapal.

Reporter MataAir Radio juga berupaya menelusuri kebenaran informasi penemuan seorang ABK yang diduga nahkoda Kapal Sumber Rejeki Putra 2, dengan menghubungi nomor yang mengatasnamakan Kepala Desa Masalima.

Namun, saat dihubungi, nomornya sudah tidak aktif. Atas kenyataan yang demikian, Kepala Desa Tasikagung Supolo meminta keluarga para ABK agar selektif dalam menerima informasi. Sebab bisa jadi, kondisi yang demikian dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kejahatan seperti penipuan. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan