Kejari Yakin Penahanan Bambang Joko Sudah Tepat

Selasa, 12 Februari 2013 | 18:07 WIB

REMBANG, MataAirRadio.net – Pihak Kejaksaan Negeri Rembang menyatakan yakin bahwa penahanan terhadap tersangka kasus korupsi pengadaan buku SD dan SMP tahun 2010, Bambang Joko Mulyono, sudah merupakan langkah yang tepat.

Kepala Seksi Pidsus Kejaksaan Negeri Rembang Ali Mukhtar saat ditemui reporter MataAir Radio, Selasa (12/2) pagi juga menyatakan, tidak mungkin pihak kejaksaan sampai menahan seseorang apabila tidak yakin bahwa seseorang tersebut telah melanggar hukum.

Pada kasus Bambang Joko Mulyono, Ali mengungkapkan, pihaknya sedang bersiap melakukan gelar perkara di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP Jawa Tengah di Semarang. Gelar perkara tersebut merupakan bagian untuk meminta penghitungan kerugian negara.

Namun Ali enggan mengomentari sejumlah tudingan pihak kuasa hukum Bambang Joko ke pihak Kejaksaan Negeri Rembang. Menurutnya, itu wewenang Kepala Kejaksaan Negeri Rembang. Kajari Rembang Sudirman Sjarif sedang berada dalam tugas di luar kota saat reporter radio ini hendak mengonfirmasinya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Bambang Joko Mulyono, Eddy Heryanto mengatakan, penahanan terhadap kliennya terlalu dipaksakan. Sebab penahanan hanya bisa dilakukan kepada orang yang diduga keras melakukan tindak pidana.

Orang yang diduga keras melakukan tindak pidana ini menurut Eddy harus dibuktikan dengan dasar bukti yang cukup dan bukti yang cukup itu harus berupa dua alat bukti. Pihaknya yakin kejaksaan negeri tidak memiliki dua alat bukti yang dimaksud, sehingga sebelumnya ia meminta kliennya diubah dari tahanan rutan menjadi tahanan kota.

Seperti diberitakan sebelumnya, tersangka kasus korupsi pengadaan buku SD dan SMP yang dibiayai dengan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2010, Bambang Joko Mulyono dinilai telah kerugian negara sebesar Rp662,5 juta. Ia ditahan di Rutan Kelas IIB Rembang sejak 16 Januari 2013. Pihak kuasa hukum menyatakan, kondisi Bambang Joko Mulyono cukup tertekan dengan kasus yang membelitnya. (Pujianto)

Bagikan untuk keluarga Anda!



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi mataairradio.com. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan